Internasional

Pasukan Rezim Assad dan Sekutunya Terus Merangsek ke Pertahanan IS di Deir Az Zor

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pasukan rezim Syiah Suriah dan sekutunya hampir membongkar pertahanan Kelompok Islamic State (IS) setelah tiga tahun dikuasai di bagian kota timur Deir Az Zor, menurut media pemerintah.

IS mengendalikan sebagian besar provinsi Deir Az Zor – selain daerah kantong yang dikelola rezim Assad di kota Deir Az Zor dan sebuah pangkalan militer di dekatnya.

Pasukan pro-rezim Syiah Nushairiyah telah maju menuju kota ini dari berbagai wilayah selama berpekan-pekan, dan sekarang berada dalam jarak 3km dari daerah kantong tersebut, televisi pemerintah melaporkan pada hari Senin (4/9/2017), Aljazeera.

Sebuah unit media militer yang dijalankan oleh sekutu rezim Assad yaitu media Syiah Hizbullah mengatakan pasukan yang sedang maju tersebut menuju ke kamp militer yang terkepung di pinggiran kota.

“Pengepungan terhadap pasukan Assad akan rusak dalam hitungan jam,” kata seorang sumber militer kepada kantor berita AFP.

Reporter Al Jazeera Mohammed Jamjoom, yang melaporkan dari Beirut, ibu kota negara tetangga Lebanon, mengatakan bahwa hancurnya pertahanan tersebut akan menjadi “sangat signifikan” bagi rezim Suriah dan “kemunduran” bagi IS.

“Dalam beberapa pekan terakhir, dilaporkan bahwa IS telah kehilangan lebih dari separuh ibukota Raqqa di Suriah,” tambahnya.

“Deir Az Zor, di bagian timur negara ini, benar-benar merupakan pos terakhir mereka yang tersisa di Suriah – masih ada sebagian besar wilayah Deir Az Zor yang merupakan benteng bagi IS. Jika rezim Assad dapat mengatasi pertahanan IS, itu akan menjadi masalah bagi IS jika mereka ingin mempertahankan wilayah lain. ”

Mohamed Ibrahim al-Samra, gubernur provinsi Deir Az Zor mengatakan kepada kantor berita negara rezim Sana bahwa penduduk yang terkepung merayakan saat pasukan pro-assad mendekat.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebuah kelompok yang berbasis Inggris yang memantau konflik negara tersebut melalui jaringan kontak di lapangan, mengatakan bahwa lebih dari 10.000 orang tetap berada di wilayah kota yang dipegang oleh IS.

Di bagian Deir Az Zor yang dikelola rezim, populasinya telah anjlok menjadi sekitar 100.000 orang dari jumlah sebelum perang yaitu sekitar 300.000 orang.

Provinsi Deir Az Zor berbatasan dengan Irak, di mana IS telah menghadapi kekalahan berat di bekas kubu mereka di Mosul dan Tal Afar.

Related Articles

Back to top button