Pasukan Rezim Assad Mulai Lancarkan Serangan Baru di Pinggiran Aleppo

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Pertempuran terjadi setelah klaim oleh televisi rezim Suriah atas sedikitnya tiga tewas akibat baku tembak di distrik tersebut, dan hanya dua hari setelah tentara Assad menguasai penuh kota Aleppo, Aljazeera melaporkan, Sabtu (24/12/2016).
Sedikitnya enam warga sipil juga tewas pada hari Sabtu dalam serangan udara di kota Atareb, di barat Aleppo, yang dikuasai pejuang Suriah menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights-SOHR).
SOHR, kantor informasi berbasis di Inggris yang mendokumentasikan pelanggaran berat hak asasi manusia di Suriah, mengatakan sedikitnya dua anak termasuk di antara korban tewas.
SOHR tidak bisa segera menentukan siapa yang telah melakukan serangan udara, tetapi pesawat tempur Rusia dan pemerintah biasanya melakukan serangan di provinsi Aleppo.
Seorang koresponden AFP di Atareb mengatakan pesawat militer bisa dilihat berputar-putar di atas kota dan desa terdekat sepanjang hari.
Reporter Al Jazeera Hashem Ahelbarra, melaporkan dari Gazientep Turki dekat perbatasan dengan Suriah, mengatakan gelombang baru serangan udara terkonsentrasi di pinggiran timur, selatan dan utara Aleppo, dengan alasan mencegah pasukan oposisi masuk kembali ke kota yang telah direbut tersebut.
“Orang-orang khawatir karena ada ribuan warga sipil yang masih terperangkap di pinggiran Aleppo, terutama mereka yang telah dievakuasi dari Aleppo timur,” kata reporter tersebut.
“Jika pertempuran berlanjut, dapat memperburuk situasi kemanusian.”
Rusia meluncurkan serangan udara secara brutal dalam mendukung pasukan rezim Bashar al-Assad pada bulan September 2015, menandai bantuan besar dalam upaya rezim terhadap kelompok-kelompok pejuang Suriah.



