BeritaInternasional

PBB: Serangan Udara Koalisi Saudi Targetkan Milisi Houthi di Sanaa, 30 Tewas

YAMAN (Jurnalislam.com) – Serangan udara yang dipimpin Saudi pada distrik sumur air di utara ibukota Yaman, Sana’a, telah menewaskan 30 orang, koordinator PBB untuk Yaman mengatakan, lansir World Bulletin Selasa (13/09/2016).

Jamie McGoldrick mengatakan 17 orang, termasuk responden pertama dan anak-anak, terluka dalam serangan Sabtu di desa Beit Saadan di Distrik Arhab.

“Saya sangat terganggu oleh serangan tanpa henti terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil di seluruh Yaman oleh semua pihak dalam konflik, yang selanjutnya menghancurkan tatanan sosial Yaman dan meningkatnya kebutuhan kemanusiaan, terutama untuk bantuan medis pada saat sektor kesehatan runtuh,” kata McGoldrick dalam sebuah pernyataan Senin.

Tidak ada komentar dari koalisi yang dipimpin Saudi, yang telah melakukan serangan udara terhadap posisi-posisi yang dipegang oleh kelompok militer Syiah Houthi Yaman.

Pejabat PBB menyerukan agar pihak yang bertikai di Yaman untuk kembali bertekad melaksanakan gencatan senjata 10 April.

“Dengan demikian, mereka akan membantu menghindari kerugian lebih lanjut bagi kehidupan di Yaman dan membantu posisi Yaman di jalan menuju perdamaian,” katanya.

Yaman telah dilanda perang saudara sejak akhir 2014, ketika pemberontak Syiah Houthi menguasai ibukota Sanaa dan memaksa pemerintah Presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi untuk melarikan diri ke Riyadh.

Konflik meningkat tahun lalu ketika Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan operasi militer besar-besaran yang bertujuan untuk membalikkan keuntungan militer Houthi dan memulihkan pemerintah Hadi.

Pembicaraan damai yang ditengahi PBB antara pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi gagal membuat terobosan nyata.

Lebih dari 3 juta warga Yaman telah terlantar akibat konflik yang sedang berlangsung di negara Arab tersebut, menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi.

Related Articles

Back to top button