Perancis: 77 Tewas dan 100 Lebih Terluka dalam Serangan Truk saat Perayaan Bastile Day

PERANCIS (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 77 orang tewas dan 100 lainnya luka-luka di kota selatan Prancis, Nice, setelah penyerang menabrakkan sebuah truk ke kerumunan yang sedang merayakan hari besar nasional Bastille Day, Aljazeera melaporkan Jumat (15/07/2016).
Penyerang di belakang kemudi pada hari Kamis melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi di sepanjang pinggir laut Promenade des Anglais yang terkenal dan menabrak massa penonton yang sedang menonton pertunjukan kembang api. Polisi kemudian menembak dan membunuh sopir, kata para pejabat.
Christian Estrosi, walikota resor Perancis, mengatakan di Twitter bahwa korban tewas serangan mengerikan terbaru ini berjumlah 77 korban.
Serangan melanda saat pertunjukan kembang api – yang dihadiri oleh ribuan orang – berakhir, sekitar pukul 11.00 waktu setempat (21: 00GMT).

Eric Ciottio, politikus tinggi departemen Alpes-Maritime yang mencakup Nice, mengatakan truk menabrak kerumunan sepanjang lebih dari dua kilometer.
Ciotti mengatakan kepada BFM TV bahwa polisi tampaknya membunuh sopir setelah terjadi tembak-menembak. Dia mengatakan truk penuh dengan senjata dan granat.
Pejabat lokal menggambarkan insiden tersebut jelas-jelas sebagai serangan kriminal, meskipun sopir belum teridentifikasi.
Warga kota Mediterania, yang dekat dengan perbatasan Italia, disarankan untuk tinggal di dalam rumah mereka.
Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Deddy | Aljazeera | Jurnalislam


