Pesawat Israel Semprotkan Zat Kimia Beracun pada Lahan Pertanian Gaza
GAZA (Jurnalislam.com) – Departemen Pertanian Palestina di Gaza mengatakan bahwa tanaman di dekat perbatasan dengan Israel hancur setelah pesawat Israel menyemprot lahan pertanian di sana dengan zat kimia berbahaya, lansir World Bulletin, Jumat (25/12/2015).
Kementerian itu mengatakan kerugian yang diderita sekitar 3.000 meter persegi tanaman.
Wael Thabit, seorang pejabat senior di kementerian, mengatakan bahwa pesawat-pesawat Israel menyemprotkan pestisida sepanjang perbatasan timur Gaza, terutama di Deir al-Balah dan Khan Yunis.
Pestisida berbahaya mematikan tanaman, termasuk kacang, kacang polong, gandum, barley dan bayam, menurut Thabit.
Seorang petani Gaza mengatakan bahwa pesawat-pesawat Israel telah menyemprotkan pestisida berbahaya selama empat hari berturut-turut pekan ini.
Gaza, yang telah dikendalikan oleh gerakan perlawanan Palestina (Hamas) Palestina sejak 2007, telah menjadi korban atas blokade Mesir dan Israel.
Sejak kudeta berdarah terhadap Muhammad Mursi tahun 2013, presiden Mesir pertama yang dipilih secara bebas, pemerintah Mesir hasil kudeta telah menutup rapat perbatasan Rafah – satu-satunya gerbang Gaza ke dunia luar yang tidak dikuasai Israel.
Penutupan yang terjadi di perbatasan Rafah telah mencabut akses komoditas penting, termasuk makanan, bahan bakar dan obat-obatan bagi sekitar 1,9 juta penduduk Jalur Gaza.
Deddy | World Bulletin | Jurnalislam



