Rusia Klaim Telah Melakukan 1.623 Serangan Udara dalam 1 Bulan
MOSKOW (Jurnalislam.com) – Rusia pada hari Jumat (30/10/2015) mengklaim bahwa angkatan udara mereka telah menyerang 1.623 "sasaran pejuang oposisi" di Suriah dalam serangan pemboman selama sebulan untuk mendukung pasukan yang setia kepada rezim Bashar al-Assad, Al Arabiya News Channel melaporkan.
"Secara keseluruhan pesawat kami melepaskan 1.391 serangan, membom 1.623 target," termasuk 51 kamp pelatihan dan 131 fasilitas penyimpanan, Andrei Kartapolov, seorang pejabat kementerian pertahanan senior, mengatakan dalam komentar yang disiarkan televisi.
Kartapolov menambahkan bahwa 249 pos komunikasi dan komando, 35 bom mobil, 371 posisi pertahanan dan 786 kamp lapangan dan basis yang di serang.
Rusia telah melakukan serangan sejak 30 September dan hampir setiap hari menerbitkan informasi tentang serangan untuk propaganda mereka.
Menurut pernyataan Suriah-American Medical Society mengatakan serangan udara Rusia justru sering menargetkan daerah-daerah sipil bahkan sembilan rumah sakit di Suriah pada bulan Oktober terkena serangan udara, hingga membunuh dan melukai warga sipil dan staf.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mencatat, serangan udara Rusia telah menewaskan sedikitnya 127 warga sipil, termasuk 36 anak-anak, sejak 30 September.
Klaim pemboman terbaru muncul saat menteri luar negeri Rusia bertemu dengan rekan-rekannya dari 17 negara lain yang terlibat dalam konflik Suriah – termasuk Amerika Serikat dan Iran – mencari upaya diplomatik luas untuk menemukan solusi bagi krisis perang diantara mereka dalam menghadapi kekuatan mujahidin di Suriah.
Deddy | Jurniscom



