Internasional

Rusia Mulai Bangun 2 Reaktor Nuklir Iran

IRAN (Jurnalislam.com) – Rusia mulai membangun dua reaktor nuklir di Iran pekan depan, kata seorang pejabat tinggi energi Atom Iran pada hari Selasa (22/12/2015), Aljazeera melaporkan, Selasa.

Berita ini muncul setahun setelah Teheran menandatangani kontrak dengan Moskow untuk membangun lagi dua reaktor di pembangkit listrik Bushehr buatan Rusia yang sudah ada di Iran selatan.

Behrouz Kamalvandi, wakil kepala Organisasi Energi Atom Iran, mengatakan pengerjaan dua reaktor tersebut akan dimulai minggu depan, menurut situs televisi pemerintah.

Serangkaian perjanjian yang ditandatangani antara kedua negara tahun lalu merencanakan  akan meningkatkan jumlah total reaktor buatan Rusia di Iran menjadi sembilan.

Pembangunan dua reaktor tersebut akan didukung oleh Iran, Sergei Kiriyenko, kepala perusahaan nuklir negara Rusia Rosatom, mengatakan tahun lalu.

Awal pekerjaan yang mengikuti kesepakatan bersejarah antara Iran dan kekuatan dunia pada bulan Juli tersebut berakhir dengan kebuntuan selama satu dekade atas program nuklir Teheran.

Kesepakatan tidak membatasi pengembangan situs nuklir sipil Iran.

Sementara itu, Denis Manturov, menteri industri dan perdagangan Rusia, mengatakan pada hari Selasa bahwa Moskow sedang mempertimbangkan pinjaman $ 5 milyar ke Iran tahun depan.

"Kita membicarakan tentang penyediaan kredit negara, di bawah jaminan pemerintah Iran," kata Manturov, menurut kantor berita negara RIA Novosti.

Dokumen awal untuk jumlah pinjaman ke Iran melalui kredit ekspor antar pemerintah telah ditandatangani selama kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Teheran pada akhir November.

Kedua negara baru-baru ini bersekutu untuk menopang rezim Suriah Bashar al-Assad melawan oposisi moderat dan koalisi pejuang Suriah.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button