Nasional

Sambut 2017, Sinergi Foundation Rilis Infografis Penyaluran 2016

BANDUNG (Jurnalislam.com) -Membincang jejak langkah dalam membangun umat, Sinergi Foundation (SF) hanyalah satu episode di antara drama kehidupan orang pinggiran di negeri ini. CEO Sinergi Foundation, Ima Rachmalia menjelaskan, apa yang SF lakukan hanya sekelumit dari samudera persoalan yang membelit bangsa.

“SF hanya mencoba menyelami persoalan, lalu berpikir dan beraksi menjadi bagian dari solusi, berikhtiar menuntaskan agenda umat,” kata Ima kepada Islamic News Agency (INA), Jumat (30/12/2016).

Dan selama 2016, imbuhnya, capaiannya cukup menggembirakan. Ima menjelaskan, di ranah kesehatan, sosialisasi Klinik Wakaf Ibu dan Anak (RSIA Wakaf) telah terus berlangsung sejak trimester pertama 2016. Klinik berbasis wakaf produktif ini, kata Ima, sedianya menjadi salah satu penopang keberlangsungan Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) bagi dhuafa.

“RBC sendiri, telah menjejak usia yang ke-12. Ia telah menjadi saksi hampir 7 ribu kelahiran bayi dari keluarga kalangan lemah di negeri ini, dan telah menangani 144.196 layanan kesehatan,” kata Ima.

Masih di ranah wakaf, Ima menjelaskan, Rumah Makan Ampera berbasis wakaf produktif pertama di Indonesia, resmi diluncurkan pada 11 Maret 2016. Tak ketinggalan, Firdaus Memorial Park (FMP) terus berusaha meningkatkan kinerja pelayanan umat. Termasuk, kinerja tim layanan pengurusan jenazah yang siap siaga 24 jam, kapan pun masyarakat membutuhkan.

Infografis Program Penyaluran Bantuan SF Tahun 2016

Pun di bidang pemberdayaan ekonomi. Di pengujung Agustus 2016, SF menggelar Seminar dan Workshop Lumbung Desa (LD) guna memperluas jejaring pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Prof. Ahmad Erani Yustika yang menjadi keynote speaker kegiatan tersebut, mengapresiasi program Lumbung Desa.

Di bidang kemanusiaan, SF bekerjasama dengan Indonesia Humanitarian Relief (IHR) menyalurkan bantuan kepada anak yatim korban konflik Suriah. Penyerahan bantuan ini dilakukan kedua lembaga kemanusiaan tersebut di kamp pengungsian wilayah Reihanly, Turki. Penyaluran dilakukan ke 3 Pos Layanan Yatim di Reihanly yang menampung ratusan anak-anak mulai dari balita sampai usia 15 tahun.

Ima Rachmalia pun menegaskan, SF tengah merancang Rencana Strategis 2017-2022 di penutupan 2016 ini. “Selain sebagai panduan langkah lembaga, Renstra kali ini menjadi cermin optimisme SF menatap masa depan, yang semoga lebih baik dan selaras dengan harapan umat ke depan. Mohon doa selalu,” pungkas Ima

IslamicNewsAgency (INA)

Related Articles

Back to top button