Sambut Milad ke 55, IMM Kabupaten Tasikmalaya Adakan Baksos

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka milad IMM ke 53 pada hari Sabtu (18/3/2017). Kegiatan bertajuk ‘Bersama Masyarakat Mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya Berdaulat’ itu diadakan di Kampung Rawa Kalieung, Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, yang merupakan daerah awal mula berkembangnya Muhammadiyah di kabupaten Tasikmalaya.
Milad IMM ke-53 adalah ajang refleksi berjamaah bagi seluruh kader IMM agar menjadi manusia yang lebih bermanfaat lagi bagi sesama dan lingkungannya. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti oleh ratusan masyarakat sebagai upaya implementasi dari bergunanya kader ikatan bagi masyarakat dan lingkungan. Sore harinya, kegiatan bertambah khidmat dengan diadakannya pembagian santunan bagi anak yatim.
“Tentunya dalam rangka tasyakur binikmat, IMM berbagi pengetahuan tentang bahaya narkoba dan kenakalan remaja dilanjutkan dengan pengobatan gratis dan disore hari ditutup dengan santunan anak yatim beserta saling mendoakan dan mencoba memuliakan anak yatim dengan santunan yang terkumpul meskipun tidak seberapa,” terang Deni Safrudin ketua umum PC IMM Kabupaten Tasikmalaya.
Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pasamoan budaya yang dihadiri oleh ratusan masyarakat kampung setempat dan diisi oleh ketua PC NU Kab. Tasikmalaya Bapak Atam Rustam, PD Muhammadiyah Kab. Tasikmalaya ayahanda Yusep Rafiqi S.Ag, MM dan budayawan Amang S hidayat, yang dimoderatori oleh kakanda Zaky Nugraha (DPD IMM JABAR).
“Tema Milad kali ini adalah Bersama Masyarakat mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya Berdaulat, dengan harapan setelah berkegiatan seharian penuh dapat menghasilkan formulasi yang kongkret untuk memecahkan permasalahan di masyarakat,” terang Deni Safrudin yang juga Alumni PK IMM Universitas Siliwangi.
Kegiatan ditutup dengan ungkapan harapan untuk IMM Kabupaten Tasikmalaya dari para tokoh.
“IMM harus bisa terus bersama masyarakat dan budaya membangun kabupaten Tasikmalaya,” ujar budayawan Amang S Hidayat.
“IMM harus bisa menjaga keberagaman yang ada dikabupaten tasikamalaya,” kata Ketua PCNU Kab.Tasik Bapak Atam Rustam.
“Tetaplah berjuang menjadi penerus pengerak dan penyempurna Amal Usaha Muhammadiyah,” ungkap ketua PC Muhammadiyah Singaparna.
Kegiatan kali ini berjalan dengan sangat sukses, dan ditutup dengan wejangan dari ketua umum PC IMM kabupaten Tasikmalaya kepada para kader baik di cabang ataupun di komisariat.
“Ikatan lebih membumi lagi, berbaur dengan masyarakat, sehingga keberadaannya bisa dirasakan oleh masyarakat di semua lapisan terutama di lapisan bawah. Karena IMM ada untuk melakukan perubahan ke arah lebih baik. Kemudian harapan saya IMM bisa melahirkan kader-kader yang loyal dan militan terhadap ikatan, karena harus kita yakini ikatan ini ladang untuk kita beramal sholeh di dunia dan untuk bekal di akhirat,” tutup Deni Safrudin.
Kiriman: Hilma Fanniar Rohman (PC IMM Kabupaten Tasikmalaya)




