Saudi Kembali Gempur Milisi Syiah di Taiz, 9 Pasukan Houthi Tewas

YAMAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya sembilan milisi Syiah Houthi tewas dalam serangan udara yang dilakukan pada akhir Rabu (26/4/2017) oleh koalisi udara pimpinan Saudi di provinsi Taiz, barat daya Yaman, menurut sumber militer Yaman.
“Sedikitnya 20 serangan udara menargetkan posisi yang dikuasai oleh Houthi dan sekutunya di distrik Al-Waziyya dan Mawza di Taiz barat,” sumber tersebut, yang berbicara tanpa nama karena tidak berwenang untuk berbicara dengan media, mengatakan kepada Anadolu Agency, Kamis (27/4/2017).
“Sembilan militan Houthi dan pasukan sekutu terbunuh – dan sedikitnya 14 lainnya cedera – dalam serangan udara,” kata sumber tersebut.
Pemberontak Houthi dan pasukan sekutu yang setia kepada mantan Presiden Ali Abdullah Saleh belum mengomentari serangan yang dilaporkan tersebut.
Dalam perkembangan yang terkait pada hari yang sama, seorang sumber medis, yang juga berbicara tanpa nama, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa sedikitnya satu warga sipil di distrik Safa, Taiz, telah terbunuh oleh serangan artileri Houthi.
Yaman tetap dalam keadaan kacau sejak tahun 2014, ketika pasukan Houthi dan Pro-Saleh menguasai ibukota Sanaa dan bagian lain negara tersebut, memaksa anggota pemerintah Yaman yang didukung Saudi untuk sementara melarikan diri ke Riyadh.
Pada bulan Maret 2015, Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan serangan udara besar-besaran di Yaman untuk membalikkan keuntungan militer Syiah Houthi dan memulihkan pemerintah negara yang diakui secara internasional.
Tahun lalu, pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi mengadakan perundingan perdamaian yang didukung PBB di Kuwait dalam upaya menyelesaikan konflik tersebut, di mana lebih dari 10.000 orang telah terbunuh, menurut angka PBB.
Namun, perundingan damai gagal menghasilkan terobosan nyata.



