BeritaIndonesian NewsInternasional

Dalam Seminggu 6 Rumah Sakit di Aleppo Dibom Rezim Assad

Emergency services evacuate a body after a barrel bomb struck just outside the Omar bin Abdaziz hospital in the Maadi district of the northern Syrian city of Aleppo following government air raids on rebel-held districts of the city on July 16, 2016. Air raids on rebel-held districts of Syria's battleground second city of Aleppo killed at least 21 civilians including children, the Syrian Observatory for Human Rights said. / AFP PHOTO / THAER MOHAMMED

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pasukan rezim Suriah melancarkan serangan udara terhadap enam rumah sakit di daerah Aleppo dalam waktu seminggu dalam serangan yang merupakan kejahatan perang, sebuah kelompok hak asasi mengatakan pada hari Rabu, lansir Al Arabiya News Channel Kamis (04/08/2018).

Dokter untuk Hak Asasi Manusia (Physicians for Human Rights-PHR) mengatakan itu merupakan pekan terburuk bagi serangan terhadap fasilitas medis di wilayah Aleppo sejak awal konflik lima tahun Suriah, yang telah menewaskan lebih dari 400.000 orang.

Fasilitas medis diserang antara 23 dan 31 Juli, kata kelompok HAM yang berbasis di New York tersebut.

Kota dan provinsi Aleppo adalah daerah yang paling parah terkena kekerasan yang semakin intensif saat upaya perdamaian awal tahun ini gagal dan gencatan senjata yang rapuh juga hancur.

“Sejak Juni, kami telah melihat peningkatan laporan serangan terhadap warga sipil di Aleppo dan serangan terhadap infrastruktur medis yang tersisa di kawasan ini,” direktur program PHR Widney Brown mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Setiap serangan ini merupakan kejahatan perang,” kata Brown.

“Pemboman, kurangnya bantuan kemanusiaan dan kegagalan PBB untuk memberikan bantuan berarti jumlah korban tewas mungkin akan segera menjadi bencana,” kata Brown.

PHR mengatakan telah mendokumentasikan lebih dari 370 serangan pada 265 fasilitas medis selama perang, dan menewaskan 750 tenaga medis.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button