Soal Demo Malam Hari, Pengamat: Polisi Tidak Fair
BANDUNG (Jurnalislam.com) – Pengamat politik Universitas Parahyangan, Prof. Dr. Asep Warlan Yusuf menyayangkan sikap aparat kepolisian yang tidak tegas kepada aksi pendukung Ahok. Seperti diketahui, dalam sepekan ini pendukung Ahok di beberapa kota menggelar aksi bakar lilin di luar aturan jam untuk berunjuk rasa yaitu lewat jam 18.00.
“Tapi ketika yang melakukan itu umat Islam pasti dibubarkan paksa dengan gas airmata, ini kan enggak adil,” katanya kepada wartawan di Hotel Grand Asrilia Kota Bandung, Ahad (14/5/2017).
Menurut Asep, sikap kepolisian itulah yang membuat umat Islam merasa didiskriminasi. “Tidak fair,” tegasnya.
Dalam aksinya, tak sedikit massa pendukung Ahok terlibat bentrok dengan aparat, mengotori Taman Kota, bahkan melecehkan adzan seperti yang terjadi di Palembang. Akan tetapi kepolisian seperti tak berdaya melarangnya.
“Ini aja yang sebenarnya belum bisa diterima. Sangat jelas, nyata dan sangat mudah ditafsirkan arahnya kemana,” pungkasnya.




