SOHR: 30 Warga Sipil Tewas dan 150 Terluka dalam Serangan Udara Rusia di Raqqa

SURIAH (Jurnalislam.com) – Lebih dari 30 warga sipil tewas dan 150 lainnya terluka dalam serangan udara yang menargetkan daerah-daerah yang dipegang oleh kelompok Islamic State (IS) di Suriah, sebuah kelompok aktivis mengatakan kepada Aljazeera Rabu (22/06/2016).
Kelompok Raqqa is Being Slaughtered Silently mengatakan pada Rabu bahwa 32 warga sipil tewas dan 150 lainnya terluka dalam serangan Rusia di kota Raqqa, ibukota de-facto IS.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights) yang berbasis di Inggris, yang bergantung pada jaringan aktivis di dalam wilayah Suriah, menyebutkan korban tewas berjumlah 25 warga sipil, termasuk enam anak.
Pasukan rezim Assad dan milisi sekutu telah mencapai sekitar 7 km dari bandara pada hari Ahad, menurut Observatorium.
Suriah telah terkunci dalam perang global sejak 2011, ketika rezim Nushairiyah Assad menumpas protes unjuk rasa – yang meletus sebagai bagian dari perjuangan ‘Musim Semi Arab’ – dengan keganasan militer tak terduga.
Utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, memperkirakan pada bulan April bahwa lebih dari 400.000 warga Suriah telah tewas, meskipun ia mengatakan jumlah itu bukan statistik resmi PBB.
Hampir 11 juta warga Suriah – separuh penduduk sebelum perang – telah meninggalkan rumah mereka.
Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam



