Takut Aksi Intifadhah di Al Quds, Yahudi Sekte Haridim Batalkan Serbuan ke Masjid Al Aqsha
AL QUDS (Jurnalislam.com) – Intifadah Al-Quds dan operasi perlawanan yang dilakukan para pemuda Palestina terhadap pemukim zionis, mendorong yahudi sekte Haridim (agamis) berhenti melakukan serbuan terhadap Masjidil Aqsha, dan berupaya memposisikan anti serbuan Al-Aqsha, agar tidak menjadi target perlawanan Palestina, Infopalestina melaporkan, Kamis (29/10/2015).
Pusat Informasi Palestina mencatat pernyataan sekte ini dalam dua bahasa, Arab dan Ibrani yang ditujukan kepada rakyat Palestina, bahwa agama yahudi Haridim mengharamkan serbuan ke Al-Aqsha dan meminta rakyat Palestina tidak menjadikan mereka sebagai target pembunuhan.
Canel 7 Israel menyebutkan, sekte yahudi Haridim menyampaikan pesan kepada rakyat Palestina agar tidak menjadikan mereka sebagai target serangan.
Dalam pendahuluan surat berbahasa Arab disebutkan, “Kami yahudi sekte Haridim tidak memasuki Masjidil Aqsha, kami menganggapnya sebagai tindakan haram, karena itu kami meminta agar kalian jangan membunuh kami.”
Sekte yahudi Haridim ini berlepas diri dan mengharamkan serbuan ke Masjidil Aqsha, pasca terjadinya 100 operasi penikaman yang dilakukan perlawanan Palestina terhadap para pemukim yahudi, sehingga membuat mereka dalam ketakutan terus-menerus.
Sekte yahudi Haridim termasuk sekto ortodok yang memelihara kebudayaan yahudi, mereka anti zionis sekuler. Sekte ini masih memelihara pakaian tradisional, kaum lelakinya memakai gamis putih dan celana hitam serta berpeci hitam.
Sekte ini memisahkan diri dari yahudi lainnya, mereka tinggal di kawasan terpisah, dan memiliki silabus sendiri di sekolah-sekolah mereka, berbeda dengan pemerintah zionis.
Deddy | Infopalestina | Jurniscom



