Takut Serangan Terowongan Hamas, Militer Israel Bangun Penghalang Bawah Tanah Kepung Gaza
GAZA (Jurnalislam.com) – Menteri Pertahanan zionis Moshe Yaalon pada Rabu malam (11/11/2015) mengumumkan bahwa Israel akan segera mulai membangun penghalang bawah tanah di sekitar Jalur Gaza yang diblokade untuk hindari serangan terowongan Hamas, lansir World Bulletin, Kamis (12/11/2015).
"Tentara Israel akan mulai membangun penghalang bawah tanah, di samping pagar pembatas, di sekitar Jalur Gaza," Yaalon seperti dikutip oleh radio publik Israel.
Menurut menteri pertahanan zionis, penghalang bawah tanah akan mengelilingi wilayah Gaza, Palestina, untuk menghalau apa yang ia sebut sebagai infiltrasi "Hamas” terhadap pasukan Israel melalui terowongan bawah tanah.

Bulan lalu, Menteri Pertahanan Yahudi mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan pembangunan pagar beton Pemisah mengelilingi di sekitar 12 komunitas zionis yahudi yang terletak dekat perbatasan dengan Jalur Gaza.
Selama serangan brutal Israel yang memborbadir Gaza tahun lalu, Izzuddin al-Qassam, sayap bersenjata gerakan perlawanan Palestina Hamas (yang telah memerintah di Jalur Gaza sejak 2007), menggunakan terowongan bawah tanah untuk menyerang pangkalan militer Israel dan komunitas yahudi dekat perbatasan.
Menurut tentara Zionis, Brigade al Qassam menggunakan terowongan pada empat kesempatan terpisah selama pertempuran (yang berlangsung 51 hari pada bulan Juli dan Agustus tahun lalu) untuk menyusup wilayah Israel, di mana para pejuangnya berhasil membunuh puluhan tentara Yahudi Israel.
Deddy | World Bulletin | Jurniscom




