Tanggapan Juru Bicara Imarah Islam Afghanistan Mengenai Propaganda Media
AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) membantah isu yang menyebutkan bahwa Amirul Mukminin, Syeikh Mullah Akhtar Muhammad Mansur, diserang dan terluka bahkan dikatakan terbunuh di wilayah Kuchlak, El Emarah News melaporkan, Kamis (03/12/2015).
Juru bicara Taliban mengatakan bahwa isu yang diberitakan oleh beberapa media bersumber dari kalangan intelijen Kabul sebagai upaya propaganda untuk masyarakat Afghanistan.
Berikut pernyataan juru bicara Imarah Islam Afghanistan, Zabihullah Mujahid, yang dipublikasi oleh Voice of Jihad:
Hari ini (Kamis) sekali lagi Pajhwok dan media lainnya dengan licik menyalahgunakan nama mantan Menteri Penerangan dan Kebudayaan Imarah Islam, Mullah Amir Khan Muttaqqi, yaitu secara dusta mengklaim bahwa Mansur Sahib yang dihormati telah terluka dan bahkan dibunuh.
Kami menganggap ini adalah usaha badan-badan intelijen yang gagal untuk menimbulkan kebingungan di kalangan orang-orang awam.
Kami memperingatkan media untuk mempertimbangkan reputasi mereka dan untuk lebih berhati-hati ketika merilis laporan tentang hal-hal sensitif. Jangan menjadi bagian dari rencana intelijen berbahaya yang lebih luas dengan mempublikasi laporan tersebut.
Amir Khan Muttaqqi belum pernah dihubungi oleh media manapun selama 14 tahun dan rumor tentang cedera Mansur Sahib yang dihormati tidaklah benar.
Juru bicara Imarah Islam Afghanistan
Zabihullah Mujahid
21/02/1437 Hijriah 03/12/2015 Masehi

Deddy | El Emarah | Jurnalislam

