Internasional

WHO: Virus Zika Darurat Kesehatan Internasional

BRASIL (Jurnalislam.com) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan bahwa penyebaran ledakan virus Zika di Amerika adalah "peristiwa yang luar biasa" yang dinyatakan darurat internasional.

Seperti yang dilansir Aljazeera, Badan ini mengadakan pertemuan darurat para ahli independen pada hari Senin (01/02/2016) untuk menilai wabah, setelah mencatat hubungan antara kedatangan Zika di Brasil tahun lalu dengan lonjakan jumlah bayi yang lahir dengan kepala kecil yang abnormal.

Margaret Chan, Direktur Jenderal WHO mengatakan ada "kebutuhan mendesak untuk mengkoordinasikan upaya-upaya internasional dalam memahami apakah virus Zika menyebabkan cacat lahir."

WHO berada di bawah tekanan untuk bertindak cepat dalam memerangi Zika, setelah mengakui bahwa mereka lambat merespon wabah Ebola terbaru yang melanda bagian Afrika Barat dan menewaskan lebih dari 11.300 orang.

WHO menyatakan bahwa lonjakan di Amerika Selatan itu "diduga kuat" disebabkan oleh virus Zika.

Badan kesehatan PBB mengatakan bahwa ada hubungan kausal antara virus nyamuk Zika dan lonjakan kasus mikrosefali – kondisi menghancurkan dimana bayi lahir dengan otak kecil.

WHO memperkirakan bisa terjadi hingga 4 juta kasus Zika di Amerika tahun depan.

Deklarasi darurat dimaksudkan sebagai sinyal SOS internasional dan biasanya memicu peningkatan finansial dan upaya untuk menghentikan wabah, serta mendorong penelitian untuk perawatan dan vaksin.

Deklarasi tersebut terjadi di tengah berita bahwa Panama mengatakan memiliki 50 kasus infeksi virus Zika dan memperingatkan bahwa Zika akan menyebar di negara Amerika Tengah.

"Mari kita perjelas: Zika akan masuk, dan akan menyebar," kepala departemen epidemological Departemen Kesehatan, Israel Cedeno, mengatakan kepada jaringan televisi TVN-2.

50 kasus yang dikonfirmasi sejauh ini di Panama terkonsentrasi di sebagian besar wilayah adat Guna Yala sepanjang pantai Karibia.

Wakil Presiden Isabel De Saint Malo Ahad lalu telah berbicara tentang 38 kasus di Guna Yala dan mengatakan pada saat itu bahwa "tidak ada risiko kesehatan masyarakat yang besar."

Infeksi telah dilaporkan di 13 negara di benua Amerika, menurut WHO, serta di Asia, dan Afrika, tempat ia berasal.

Panama berbatasan dengan Kolombia, yang sejauh ini telah melaporkan lebih dari 20.000 kasus Zika, termasuk 2.100 pada wanita hamil. Kolombia meramalkan akan ada lebih dari 650.000 infeksi.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button