Rusia Ancam akan Serang Pasukan AS dan Sekutunya di Suriah Jika…

MOSKOW (Jurnalislam.com) – Rusia memperingatkan Amerika Serikat bahwa pihaknya akan menargetkan daerah-daerah di Suriah di mana pasukan khusus AS dan milisi yang didukung AS beroperasi jika pasukannya sendiri mendapat ancaman dari mereka, yang dikatakannya telah terjadi dua kali pada hari Kamis (21/9/2017).
Rusia merujuk pada Pasukan Demokratik Suriah (the Syrian Democratic Forces-SDF), sebuah aliansi milisi Kurdi dan Arab yang bertempur bersama koalisi pimpinan AS, yang menurut Moskow telah dialihkan dari pertempuran untuk menguasai Raqqa menuju Deir al-Zor, di mana pasukan khusus Rusia membantu tentara rezim Syiah Assad memerangi Kelompok Islamic State (IS).
SOHR: Jet Tempur Rusia Bunuh 34 Warga Sipil di Deir Al Zour
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan SDF telah mengambil posisi di tepi timur Sungai Efrat bersama pasukan khusus AS, dan telah dua kali melepaskan tembakan mortir dan artileri pada pasukan Suriah yang bekerja sama dengan pasukan khusus Rusia.
“Seorang wakil komando militer AS di Al Udeid (pusat operasi AS di Qatar) diberitahu bahwa setiap upaya untuk melepaskan tembakan dari area di mana pasukan SDF berada akan segera dibalas,” Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan dalam sebuah pernyataan, lansir Al Arabiya.
“Titik api di daerah tersebut akan segera ditekan dengan segala cara militer.”
Rusia Ingin Kuasai Idlib dengan Zona De-eskalasi
Peringatan Rusia menggarisbawahi ketegangan di Suriah antara Moskow dan Washington. Walaupun keduanya sama-sama menentang IS, mereka, melalui proxy, terlibat dalam perebutan pengaruh strategis dan sumber daya potensial dalam bentuk ladang minyak.
Di provinsi Deir al-Zor, Suriah timur, IS sedang berjuang melawan dua serangan terpisah dengan SDF di satu sisi dan tentara rezim Suriah dan milisi sekutu Syiahnya di sisi lain.


