Warga Geruduk Kemenag Solo, Minta Menag Mundur

SOLO (Jurnalislam.com)- Merespon pernyataan kontroversial Menteri Agama Fachrul Razi hafidz Al Qur’an hingga anak Good Looking yang menyebarkan paham paham radikalisme di lingkungan Masjid BUMN, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mendatangi kantor Kemenag Surakarta di Jl Mangun Sarkoro, no 115, Sumber Banjarsari, Solo guna melakukan audensi, Senin, (7/9/2020).
Dalam audensi tersebut, perwakilan DSKS diterima oleh Plt Kepala Kemenag Solo Rosyid Ali Safitri beserta jajarannya. Perwakilan DSKS ustaz Yusuf Suparno menyampaikan tadzkiroh untuk Menteri Agama Fachrul Razi.
DSKS menilai bahwa seharusnya Menteri Agama mendukung program program hafidz Qur’an dan memprioritaskan konsep agama di Indonesia bukan malah mencurigai sebagai penyebar paham radikal.
“Konsep agama tentang anti korupsi yang sudah merasuki di wilayah penegak hukum, sebagaimana kasus Korupsi Joko Tjandra,” terangnya.
“Konsep agama tentang antisipasi paham komunisme di Indonesia khususnya di lembaga eksekutif dan legeslatif dan Konsep agama tentang antisipasi pengubahan dasar negara Pancasila dg yang lain spt Trisila atau Ekasila,” imbuh ustaz Yusuf.
Selain itu, konsep agama tentang antisipasi LGBT di Indonesia, tentang tentang pengelolaan BUMN agar berkah dan tidak merugi dan konsep agama tentang solusi hutang negara saat pandemi.
“Dan masih banyak lagi problematika yang dihadapi dinegeri kita ini Untuk itu kami meminta kepada menteri agama Fachrul Razi untuk memperbaiki negeri ini dengan menumbuhkan dan mencari solusi berbasis nilai nilai keagamaan di Indonesia,” ujarnya.
Namun, kata ustaz Yusuf, jika merasa tidak kompeten untuk jabatan menteri agama maka Fachrul Razi sebaiknya mengundurkan diri dengan hormat.
“Atau meminta Presiden Jokowi mempertimbangkan mengganti dengan yang lain yang lebih baik, kompeten, profesional dan lebih beradab,” pungkasnya.
Selain melakukan audensi, umat Islam juga melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kemenag Surakarta. Massa yang berjumlah ratusan tersebut melakukan orasi dan membentangkan spanduk meminta Presiden Jokowi untuk mengganti menteri agama Fachrul Razi.



