Internasional

Jabhah Nusrah Kirim Bantuan Ratusan Konvoi Militer ke Aleppo

SURIAH (Jurnalislam.com)Jabhah Nusrah, cabang resmi al Qaeda di Suriah, mengirim para mujahidin dalam konvoi besar menuju provinsi Aleppo pada akhir Januari. Pemindahan mujahidin dipublikasikan dalam sebuah video pendek yang diposting di Twitter. Lebih dari 100 kendaraan yang penuh dengan mujahidin dan perlengkapan perangnya mengalir ke provinsi tersebut.

Pertanda pertempuran berat akan segera terjadi, lansir The Long War Journal, Sabtu (06/02/2016).

Rezim Nushairiyah Bashar al Assad, yang didukung oleh serangan udara Rusia, milisi Syiah Hizbullah Iran dan Lebanon, melancarkan serangan besar di Aleppo awal bulan ini.

Pertempuran memperebutkan provinsi Aleppo kemungkinan merupakan pertempuran yang paling penting di Suriah sejak awal tahun lalu, ketika koalisi Jaysh al Fateh, yang dipimpin oleh Jabhah Nusrah dan Ahrar al Syam (afiliasi Al Qaeda) menyerbu provinsi tetangga Idlib.

Jika Nushairiyah Assad dan sekutunya berhasil maka selain mengepung kota Aleppo, wilayah yang telah dikendalikan oleh para faksi jihad Suriah sejak 2012, tetapi juga akan memotong Idlib. Assad ingin mengamankan bagian utara provinsi, yang berbatasan dengan Turki dan memotong pasokan yang penting bagi mujahidin.

Pemerintah Suriah mengklaim telah membuat keuntungan dalam mengejar tujuan ini beberapa hari terakhir.

Tentara rezim Suriah bekerjasama dengan kelompok paramiliter, berusaha untuk merebut kota-kota Rityan dan Mair di pedesaan utara provinsi Aleppo, media propaganda Assad, SANA, menyatakan kemarin.

Kemenangan tersebut diklaim terjadi dua hari setelah SANA melaporkan bahwa Tentara Suriah dan sekutunya memecahkan pengepungan kota Nubbul dan al-Zahra. Nubbul dan al-Zahra adalah dua kota mayoritas Syiah di bagian utara Aleppo.

Ada pasang dan surut yang mengalir ke pertempuran di Aleppo, seperti juga di tempat lain, sehingga sulit untuk mengetahui apakah kemenangan rezim tersebut mampu bertahan lama, atau hanya sementara saja seperti yang sering terjadi. Sebagai contoh, meskipun SANA mengatakan Rityan telah direbut kembali dari mujahidin, namun  Jabhah Nusrah terus mengirim poto-poto dari pertempuran di sana yang masih berlangsung.

Perjuangan untuk Aleppo mungkin sangat membentuk arah perang. Dan saat pertempuran semakin berkecamuk, jihadis bahkan menyerukan untuk  lebih banyak bala bantuan ke Aleppo. Syeikh Muhaysini, seorang ulama jihad populer (ulama dan hakim al Qaeda yang berafiliasi di Jaysh al Fateh), telah berulang kali mendesak umat Islam untuk bergabung dengan barisan mujahidin dan mengajak faksi-faksi jihad  yang ada untuk bersatu di bawah satu koalisi.

Pada akhir Desember, Syeikh Umar Huzaifa, seorang pejabat senior Faylaq al Sham, adalah salah satu dari 38 ulama yang menandatangani pernyataan bahwa jihad merupakan "kewajiban individual bagi semua Muslim dalam situasi seperti ini." Penandatangan Pernyataan yang menjadi milik Asosiasi Cendekiawan di Syam ini menggambarkan perang di Suriah sebagai salah satu perang aliansi "Tentara Salib-Zionis-Safawi (Syiah dan Iran)" melawan Muslim (Sunni).

Asosiasi ulama ini mengatakan bahwa, "Tidak ada lagi yang tersembunyi dari Ummah (Muslim di seluruh dunia) kami tercinta apa yang telah tiba di tanah Syam dengan bergegas dari seluruh negara kufur karena koalisi Salibis-Zionis-Safawi bergegas untuk menghilangkan revolusi rakyat Syam dan jihad mereka yang diberkati."

Pernyataan itu melanjutkan, "Pertempuran Syam telah menjadi pertempuran menentukan melawan negara kufur, saat musuh berkumpul untuk mendirikan Syiah Rafidho dalam  memenuhi rencana yang telah mereka susun untuk pertumbuhan Syiah dan untuk menghilangkan kepercayaan Muslim di Suriah dan di tempat lain".

Penandatangan pernyataan lain yang dikeluarkan oleh "Asosiasi Ulama di Syam" termasuk Syeikh Abdullah Muhammad al Muhaysini, anggota Jabhah Nusrah dan Ahrar al Syam, Syeikh Sirajuddin Zurayqat (amir Brigade Abdullah Azzam yang berafiliasi pada al Qaeda dan berbasis di Lebanon), serta sejumlah pejabat lainnya.

 

Deddy | TLWJ | Jurnalislam

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button