KomunitasNasional

Pendidikan Untuk Semua (PUS) di Era Industri 4.0

SOLO (Jurnalislam.com),- Guna memperkuat Pendidikan Untuk Semua (PUS) di era industri 4.0, Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPPEDA) Kota Surakarta mengadakan Seminar Hasil Laporan Capaian Pendidikan di Hotel Baron, Kamis (22/11/18) kemarin.

 

Seminar tentang capaian pendidikan diikuti oleh 80 peserta, yang terdiri dari perangkat daerah, PGRI, DPKS, Kordin PAUD 5 Kecamatan, PKK, LSM, LPK, Kodim, SD Negeri-Swasta, dan para pihak terkait urusan bidang pendidikan di Kota Surakarta.

 

”Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan pendidikan untuk semua (PUS) kota Surakarta, di samping menyampaikan laporan capaian pendidikan untuk semua,” terang Ari Yeppy Kusumawati SE Msi, Kepala Sub bidang Sosial Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

 

Hadir sebagai pembicara dari DPKS, Himpaudi, PKK, BLK, dan P3G UNS yang masing-masing memperkuat rekomendasi tiap pokja yang ada di forum pendidikan untuk semua di Kota Surakarta.

 

Lebih lanjut Ari Yeppy Kusumawati mengungkapkan bahwa harapan besar dari seminar ini adalah masyarakat mampu untuk melakukan inovasi dan mengimplementasikan upaya pendidikan berkeadilan dan sepanjang hayat berbasis masyarakat.

 

”Penguatan kebijakan dan kapasitas kelembagaan dan SDM menjadi prioritas rekomendasi di samping upaya peningkatan dan pengembangan struktur, infrastruktur, dan pendanaan dengan melibatkan para pihak, juga dikuatkan dengan adanya standart operasional yang mampu memberikan guidence para pihak untuk ambil peran,” imbuh Ari.

 

Gerr-gerran dan Antusias peserta seminar saat sesi tanya jawab sangat besar. Ini menunjukkan bahwa masyarakat komit untuk mendukung program pemerintah khususnya pendidikan untuk semua.

 

Sementara itu, Salah satu peserta seminar Sri Sayekti Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan, berharap supaya kegiatan ini bisa simultan. Sehingga tidak hanya berhenti pada seminar saja.

 

”Semoga hasil seminar ini bisa diterapkan dan dikembangkan sebagai produk program unggulan, tantangan pendidikan di era industry 4.0 di antaranya ialah mampu memecahkan masalah (problem solving), beradaptasi (adaptability), kolaborasi (collaboration), kepemimpinan (leadership), dan kreatifitas serta inovasi (creativity and innovation),” ujarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button