Serangan Artileri Armenia Hantam Warga Sipil Azerbaijan
BAKU (Jurnalislam.com) – Azerbaijan pada hari Senin (04/04/2016) memperingatkan Armenia karena menargetkan warga sipil dalam salah satu pertempuran paling mematikan di negara bekas republik Soviet tersebut sejak perjanjian damai 1994, lansir Anadolu Agency.
Seorang warga sipil Azerbaijan dibunuh dalam penembakan artileri yang dilakukan Armenia di distrik Aghdam Azerbaijan pada hari Senin, kantor berita negara Azerbaijan melaporkan Senin.
Menurut laporan APA, warga desa, yang diidentifikasi sebagai Garash Dadashov, 62 tahun, meninggal ketika pasukan Armenia menyerang sebuah desa di Aghdam dengan artileri berat.
Dalam insiden penembakan artileri terpisah, dua warga sipil terluka di distrik Tartar pada haric Senin, APA menambahkan.
"Jika pasukan Armenia terus menargetkan pemukiman dan warga sipil, Armenia akan merasakan balasan tentara Azerbaijan, yang akan menjamin keamanan warga sipil," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Hikmet Hajiyev dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan Armenia terus menghantam posisi Azerbaijan dengan "intensif" meskipun Azerbaijan mendeklarasikan gencatan senjata pada hari Ahad.
Pada akhir pekan, 12 tentara Azerbaijan dan lebih dari 100 tentara Armenia tewas dalam pertempuran di Karabakh, yang diduduki oleh separatis etnis Armenia di awal 1990-an.
Dalam pernyataan terpisah, Departemen Pertahanan Azerbaijan mengatakan bahwa sebuah pos komando Armenia dan tiga tank telah hancur.
Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

