Milisi PKK Berkali-kali Targetkan Anggota dan Calon Partai Politik Turki

DIYARBAKIR (Jurnalislam.com) – PKK, sebuah organisasi teror yang melakukan serangan keji untuk merusak perdamaian dan keamanan di Turki, telah menargetkan sejumlah aktivis partai politik, lansir Anadolu Agency Senin (19/09/2016).
PKK, yang telah menyerang pasukan keamanan dan warga sipil, khususnya di timur dan tenggara Turki, meningkatkan serangan mereka setelah pemilihan umum 7 Juni tahun lalu di mana tidak ada satu partai pun yang menang atas partai mayoritas yang sedang berkuasa.
Media yang selaras dengan PKK mengidentifikasi partai politik dan politisi sebagai target mereka, sementara militan bersenjata menyerang Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa saat ini dan partai Huda-Par (Partai Kebebasan).
Naci Adiyaman, kepala cabang pemuda Partai AK di Beytussebap, provinsi Sirnak di tenggara Turki, tewas setelah teroris PKK menculiknya pada 13 Agustus tahun ini.
Tokoh Partai AK lainnya – Ahmet Budak, mantan kandidat anggota parlemen di provinsi Hakkari – tewas di luar rumahnya pada 14 September.
Serangan lainnya oleh PKK terhadap politisi selama enam tahun terakhir meliputi:

29 Juni 2010: Pemimpin kabupaten Partai AK di distrik Yuksekova Hakkari, Ahmet Ucar, ditargetkan dengan granat tangan PKK yang dilemparkan di rumahnya. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
2 Juli 2012: Tiga milisi PKK bersenjata menculik ketua Partai AK distrik kabupaten Gurpinar Van, Hayrullah Tanis. Ia dibebaskan pada 24 Agustus
3 September 2012: Mantan Ketua Partai AK provinsi Hakkari, pengacara Mecit Tarhan, diculik. Ia dibebaskan pada 5 Oktober di Irak.
16 Maret 2014: Kandidat pemilu Partai AK di kota Van, Zeki Karakus dan empat anggota partai lainnya diserang saat berkampanye.
April 17, 2014: Anggota PKK menculik mantan kepala lokal kota , Abit Dogruer bersama dengan tiga orang lainnya di distrik Dicle Diyarbakir. Mereka dibebaskan pada tanggal 20 April.
17 Mei 2014: Ektremis PKK berusaha menculik anggota Huda-Par Ali Ayik dan Mikail Ayik, di distrik Dicle Diyarbakir. Insiden itu dihentikan oleh penduduk setempat tapi tiga orang terluka dalam perjuangan.
17 Oktober 2014: Pedagang berusia enam puluh enam tahun, Mehmet Latif Sener – dikenal sebagai pengikut Huda-Par – dibunuh dalam serangan di jalan. Dua teroris tertangkap ketika mencoba melarikan diri ke basis gunung PKK.
5 Juni 2015: Ketua Partai AK distrik kabupaten Karayazi Erzurum, Servet Tutkun, diculik dan diserang. Ia dibebaskan pada hari yang sama.
29 Maret 2016: Ketua Partai AK distrik kabupaten Ispir Erzurum, Salih Zeki Cetinkaya, diculik di jalan tol Bingol-Diyarbakir saat ia dan saudaranya sedang menuju ke Sanliurfa. Cetinkaya melarikan diri dua hari kemudian.
13 Agustus 2016: Naci Adiyaman, kepala cabang pemuda Partai AK di Beytussebap, Sirnak, diculik; mayatnya ditemukan kemudian.
1 September 2016: Anggota PKK menculik dan membunuh Menderes Ozer, 29 tahun, seorang anggota Partai AK dan putra mantan ketua asosiasi penjaga desa.
10 September 2016: Bahan Peledak ditinggalkan oleh PKK ditemukan di makam keluarga wakil ketua Partai AK asal Kurdi, Mehdi Eker Eker.
14 September 2016: Ahmet Budak, mantan calon parlemen Partai AK di provinsi Hakkari, dibunuh di luar rumahnya di hadapan anaknya.



