Atas Permintaan Presiden Yaman, Koalisi Arab Hentikan Serangan Ke Syiah Houthi Yaman
RIYADH (Jurnalislam.com) – Koalisi yang dipimpin Saudi mengumumkan berakhirnya operasi militer terhadap kelompok pemberontak Syiah Houthi Yaman pada hari Selasa (21/04/2015), dan mengatakan tujuan operasi telah tercapai.
"Hari ini, kita mengakhiri Operation Decisive Storm atas permintaan Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi dan pemerintah yang sah," kata juru bicara koalisi Ahmed al-Asiri saat konferensi pers di ibukota Saudi Riyadh.
Dia mengatakan tujuan utama serangan mereka telah tercapai.
"Legitimasi telah dilindungi dan Yaman tidak lagi beresiko setelah milisi Houthi kehilangan sebagian besar kemampuan mereka," tambah al-Asiri.
Ia menegaskan bahwa militan Syiah tidak lagi menimbulkan ancaman bagi tetangga Yaman.
Asiri mengatakan kapal perang koalisi akan terus memantau pelabuhan Yaman untuk mencegah penyelundupan senjata ke Houthi.
Dia menambahkan bahwa koalisi berhak untuk melanjutkan serangannya jika diperlukan.
Pada tanggal 25 Maret, Arab Saudi dan beberapa Negara sekutu Arab melancarkan serangan militer terhadap posisi gerilyawan Houthi di Yaman.
Riyadh mengatakan serangan tersebut menanggapi seruan Hadi untuk "menyelamatkan rakyat Yaman dari aggressor Syiah Houthi."
Yaman berada dalam kekacauan sejak September tahun lalu, ketika para pemberontak Syiah Houthi menyerbu ibu kota Sanaa, lalu berusaha untuk memperluas pengaruh mereka ke bagian lain negara tersebut namun mendapatkan perlawanan sengit dari pejuang Al qaedah dan suku suku Sunni di negara tersebut.
Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

