Internasional

Biadab, Rusia Gunakan Bom Kluster pada Warga Sipil Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sumber di Suriah mengatakan bahwa pesawat tempur Rusia tampaknya menjatuhkan bom kluster yang dilarang ke arah sasaran sipil di Homs dan daerah lain di mana serangan udara telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir menurut laporan di commdignews, lansir World Bulletin, Selasa (06/10/2015).

Video menunjukkan musuh menjatuhkan bom sebagian besar tidak akurat dan tidak pandang bulu, dengan menggunakan bom gravitasi "bodoh" tidak terarah, teknologi penargetan yang berusia minimal 30 tahun.

Hal ini menunjukkan ketidakmampuan angkatan udara Rusia dalam akurasi pemboman sehingga berdampak pada  taktik militer Rusia di tempat lain.

Rusia mengandalkan senjata yang tak terarah untuk melakukan serangan udara-ke-darat.

Pusat Analisis Strategi dan Taktik, sebuah think tank Moskow, telah secara terbuka mengkritik Kremlin untuk kegagalan yang "aneh" dan "tidak dapat diterima" dalam mengembangkan bom yang dipandu satelit dan sistem rudal sasaran jauh yang baru, serta sistem penargetan untuk mengarahkan mereka.

"Pembom angkatan udara dan pejuang taktis Rusia mengandalkan teknologi yang telah berusia 30 tahun," Alexander Mladenov, seorang ahli penerbangan Rusia, menunjukkan di majalah Combat Aircraft.

Penggunaan bom kluster, telah dilarang oleh lebih dari 100 negara, dianggap sebagai kejahatan perang untuk alam dan berdampak pada warga sipil tanpa pandang bulu.

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button