Internasional

Serangan Udara Rezim Assad dan Rusia Hantam Sekolah di Douma, Puluhan Tewas

SURIAH (Jurnalislam.com) – Puluhan warga sipil tewas dalam serangan pasukan rezim nushairiyyah Suriah dan Rusia pada hari Ahad di pinggiran kota Suriah Damaskus, sumber mengatakan kepada Al Jazeera, Ahad (13/12/2015).

Serangan udara dan rudal ke arah distrik sekolah dan daerah lainnya menewaskan sedikitnya 28 orang  termasuk anak-anak dan kepala sekolah, kelompok monitoring perang Suriah mengatakan.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa beberapa pesawat perang tak dikenal menghantam Kota Douma, 15 km timur laut ibukota, dan rudal surface-to-surface juga ditembakkan oleh tentara rezim Suriah ke daerah sekitarnya, termasuk Ghouta Timur.

Ahmad, seorang petugas dari departemen Pertahanan Sipil Suriah cabang Douma, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan udara dan roket rezim menargetkan kabupaten Ghouta di pinggiran kota Damaskus.

"Dalam serangan di Douma saja setidaknya 41 warga sipil, termasuk sembilan anak, tewas, 250 lainnya terluka," katanya. "Sebuah sekolah bernama al-Hosn al-Basri ditargetkan. Kepala sekolah bersama dengan empat siswa tewas dalam serangan itu. Murid-murid yang terluka telah dibawa ke layanan medis terdekat."

Serangan dimulai pada sekitar 08:30 waktu setempat (06.30GMT).

"Dalam tiga bulan terakhir, daerah ini terus-menerus menjadi sasaran serangan roket dan serangan udara, bukan salah satu dari mereka yang tewas adalah pejuang – semua yang tewas adalah warga sipil," kata Ahmad. "Orang-orang membayar harga untuk konflik bersenjata ini setiap hari."

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris menyebutkan korban tewas sebanyak 28 warga sipil, menambahkan bahwa angka itu kemungkinan akan meningkat karena banyak yang cedera berada dalam kondisi kritis.

Berbicara kepada Al Jazeera, fotografer yang berbasis di Douma, Muhammad al-Abdullah mengatakan ia terbangun akibat suara serangan udara pada hari Ahad pagi.

"Kebanyakan orang bersembunyi di ruang bawah tanah mereka. Tiga serangan udara mendarat di samping rumah saya. Pembantaian terjadi di sini," kata Abdullah.

Pasukan rezim Assad juga menargetkan kota terdekat Saqba, yang juga terletak di pinggiran Damaskus, kata saksi mata.

Konflik Suriah – yang awalnya dimulai sebagai protes damai di bulan Maret 2011 – telah menyebabkan sedikitnya 250.000 kematian, menurut data PBB.

Lebih dari setengah populasi warga Suriah dari 22,4 juta telah mengungsi ke luar negeri.

 

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button