Internasional

Iran Uji Rudal Balistik, NATO Desak Aliansi Kembangkan Sistem Pertahanan

BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada hari Selasa (31/01/2017) mengatakan aliansi harus mengembangkan sistem rudal sendiri setelah ada laporan Iran telah melakukan uji coba rudal balistik, lansir Anadolu Agency, Selasa.

Berbicara pada konferensi pers di Brussels, Stoltenberg mengatakan NATO menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi dan rincian seputar peluncuran rudal balistik.

Iran melakukan uji rudal balistik jarak menengah selama akhir pekan, seorang pejabat Pentagon mengkonfirmasi untuk Anadolu Agency, Senin (30/01/2017).

Pejabat itu menolak menjelaskan dengan detail lokasi tes, atau apa jenis rudal yang ditembakkan, namun mengatakan uji coba tersebut gagal pada tahap re-entry.

Jika benar dikonfirmasi, tes Iran bisa disebut pelanggaran Resolusi PBB 2231, yang menyerukan Teheran “untuk tidak melakukan aktivitas yang berkaitan dengan rudal balistik yang dirancang untuk mampu memasok senjata nuklir,” menurut Dewan Keamanan.

Pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB akan berlangsung hari Selasa atas permintaan AS, anggota tetap Dewan Keamanan.

Stoltenberg mengatakan NATO bisa melihat beberapa negara, termasuk Iran, sedang mengembangkan berbagai jenis rudal balistik dan menguji serta memperkuat sistem mereka.

“Sehingga hal itu menggarisbawahi bahwa NATO harus terus mengembangkan sistem pertahanan rudal balistik,” tambahnya.

Kepala NATO juga menolak dugaan bahwa sistem rudal balistik seperti itu diarahkan terhadap Rusia.

“Kami telah menawarkan Rusia sebelumnya untuk bekerja sama, namun Rusia menolak dan NATO terus mengembangkan sistem pertahanan dan itu adalah cara untuk melindungi Eropa terhadap ancaman rudal,” katanya.

Related Articles

Back to top button