Internasional

Saudi Kembali Gempur Houthi Setelah Perundingan Gagal Capai Kesepakatan

Sanaa (Jurnalislam.com) – Pesawat-pesawat tempur koalisi yang dipimpin Arab Saudi kembali meluncurkan serangan berat terhadap posisi milisi Houthi di tujuh provinsi Yaman, saksi dan sumber militer mengatakan pada hari Rabu (24/06/2015).

Serangan yang dimulai Selasa malam dan dilanjutkan hari Rabu adalah yang paling intensif sejak awal bulan puasa Ramadhan pekan lalu, kata para saksi mata.

Posisi yang ditargetkan terletak di wilayah utara Saada, yang merupakan kubu utama milisi Houthi yang didukung Iran, serta di Hajja yang berbatasan dengan Arab Saudi, kata warga.

Pesawat tempur juga menyerbu posisi di provinsi barat Hodeida, dan provinsi Baida, Daleh, Lahj dan Aden, di selatan.

Sasaran serangan adalah Houthi serta pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh, yang telah bersekutu melawan pemerintahan Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi.

Pesawat tempur menghantam pemberontak dekat bandara Aden, di mana pertempuran sengit berlanjut antara pemberontak dan pejuang selatan yang mendukung Hadi, pejabat militer yang setia kepada Hadi mengatakan.

Empat warga sipil, termasuk dua wanita, tewas dalam bentrokan di Aden, kata seorang pejabat.

Houthi yang menyerbu ibu kota Sanaa pada bulan September sejak itu telah memperluas kendali mereka ke beberapa daerah lain. Pada bulan Maret mereka maju ke Aden, tempat Hadi mengungsi sebelum melarikan diri ke Arab Saudi.

Koalisi yang dipimpin Saudi meluncurkan kampanye pengeboman terhadap pemberontak akhir Maret untuk mendukung Hadi.

Lebih dari 2.600 orang telah tewas di Yaman sejak Maret, menurut angka PBB, dan hampir 80 persen dari populasi, yaitu 20 juta orang, membutuhkan bantuan kemanusiaan mendesak.

Pembicaraan damai yang ditengahi PBB antara pemberontak dan pejabat pemerintah berakhir di Jenewa pekan lalu tanpa kesepakatan.

Deddy | AFP | Jurniscom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button