Internasional

55 Milisi Houthi Tewas dalam Pertempuran Dua Hari di Dekat Selat Bab al Mandab

YAMAN (Jurnalislam.com) – Diperkirakan 68 tewas dalam dua hari pertempuran sengit antara pasukan Yaman dan pemberontak Syiah Houthi dekat selat Bab al-Mandab yang strategis, para pejabat militer mengatakan pada hari Ahad (08/01/2017), lansir AFP.

Sedikitnya 55 pasukan Syiah Houthi telah tewas dalam pertempuran dan 72 lainnya luka-luka, kata sumber-sumber militer dan medis.

Bentrokan sejak Sabtu tersebut juga menewaskan 13 loyalis pasukan, termasuk seorang petinggi militer, Brigadir Jenderal Abdul Aziz al-Majidi, kata seorang komandan loyalis.

Ranjau darat yang ditanam oleh pemberontak Houthi telah memperlambat kemajuan pasukan pemerintah, kata para pejabat militer.

Pemerintah dan sekutu koalisi pimpinan Saudi merebut kembali selat Bab al-Mandab pada bulan Oktober 2015, mendorong para pemberontak Houthi yang didukung Republik Syiah Iran lebih jauh ke utara.

Namun pemberontak masih menguasai hampir semua pantai Laut Merah Yaman utara, meningkatkan ancaman bagi pelayaran internasional.

Pada bulan September dan Oktober, dua kapal perang AS dan kapal Uni Emirat Arab yang dikontrak untuk koalisi menjadi sasaran serangan rudal dari wilayah yang dikuasai pemberontak.

Pasukan pro-pemerintah merebut Dhubab pada awal Oktober 2015, namun para pemberontak berhasil merebut kembali daerah tersebut pada bulan Februari.

Konflik Yaman telah menewaskan lebih dari 7.000 orang sejak intervensi militer koalisi Arab dimulai pada Maret 2015, menurut PBB.

Related Articles

Back to top button