BeritaIndonesian NewsInternasional

Palestina: Serbuan Yahudi ke Masjid Al Aqsha karena Diamnya Kaum Muslim dan Dunia Arab

Al-Aqsa_mosque_com_3438333bRAMALLAH (Jurnalislam.com) – Menteri Agama Palestina Yusuf Adeis pada hari Selasa (27/06/2016) mengecam dunia Arab dan kaum Muslim yang diam menghadapi serangan zionis yang semakin sering oleh ekstremis pemukim Yahudi ke flashpoint Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur.

“Serbuan ke Al-Aqsha oleh pemukim Yahudi selama bulan suci Ramadhan terjadi akibat keheningan dunia Arab dan kaum Muslim, bersama dengan kelambanan masyarakat internasional,” kata Adeis dalam komentar eksklusif untuk Anadolu Agency, Rabu (28/06/2016).

Dia melanjutkan untuk menggambarkan serangan pemukim zionis Yahudi baru-baru ini sebagai pelanggaran sentimen Arab dan kaum Muslim secara terang-terangan, terutama selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan (bulan puasa), yang akan berakhir pada minggu pertama bulan Juli.

Adeis juga mengutuk kelambanan Arab dan Muslim dalam menghadapi Yahudisasi Yerusalem Timur yang sedang berlangsung dan pelanggaran yang dilakukan oleh penjajah Israel terhadap Muslim dan tempat-tempat suci Kristen di kota yang diduduki.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa kementeriannya telah melakukan kontak dengan pihak berwenang Yordania (yang secara teknis bertanggung jawab untuk tempat-tempat suci Muslim dan Kristen di Yerusalem Timur) agar menghentikan pelanggaran Israel dan memungkinkan jamaah Muslim dan Nasrani melakukan kewajiban agama mereka.

thumbs_b_c_bc654241a6a11e4a26d06e08a45f27c5“Israel ingin memaksakan fait accompli di Al-Aqsha, tapi kami menegaskan karakter eksklusif Muslim situs tersebut,” kata Adeis.

“Adalah hak kami sebagai Muslim untuk sholat di dalamnya setiap kali kita ingin,” tambahnya.

Ahad dan Senin terjadi bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsha antara jamaah Muslim dan polisi Israel setelah kelompok besar Israel memperbolehkan ekstremis pemukim zionis Yahudi untuk memasuki area, yang sering menjadi flashpoint kekerasan.

Bagi umat Islam, Masjid Al-Aqsha merupakan tempat suci ketiga di dunia yang merupakan milik kaum Muslim. Zionis Yahudi merujuk daerah tersebut sebagai Temple Mount, mengklaimnya sebagai situs dua candi Yahudi di zaman kuno.

Beberapa kelompok ekstremis zionis Yahudi telah menyerukan pembongkaran Masjid Al-Aqsha sehingga kuil Yahudi akan dapat dibangun menggantikannya.

Israel menjajah Yerusalem Timur pada Perang 1967 Timur Tengah. Ini kemudian dianeksasi kota pada tahun 1980, mengklaim itu sebagai ibukota negara Yahudi dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button