Hadapi Mujahidin IIA di Kunduz, NATO Turunkan Pasukan Khususnya
KUNDUZ (Jurnalislam.com) – NATO mengatakan pada hari Rabu (30/09/2015) bahwa pasukan khususnya mendukung pasukan Afghanistan di Kunduz setelah mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban Afghanistan) merebut kota, memanfaatkan serangan balik dan menguasai bandara merupakan kemenangan terbesar mujahidin IIA dalam 14 tahun.
Pertempuran sengit sedang berlangsung di dekat bandara kota utara di mana pasukan pemerintah terdesak mundur, menandakan tantangan kuat yang ditimbulkan mujahidin IIA setelah menguasai Kunduz dengan cepat.
Penguasaan kota Kunduz oleh Taliban – yang saat ini memasuki hari ketiga – menimbulkan pertanyaan besar tentang kemampuan pasukan Afghanistan saat mereka bertempur melawan mujahidin IIA.
Bala bantuan Tentara Afghanistan tersendat saat serangan untuk merebut kembali Kunduz, serangan terhadap konvoi oleh mujahidin IIA membuat jalan pasukan cadangan ke kota terhenti.
"Taliban telah meletakkan ranjau darat dan jebakan di sekitar Kunduz, memperlambat pergerakan konvoi bala bantuan tentara Afghanistan yang berusaha mencapai kota," kata seorang pejabat keamanan Afghanistan kepada AFP.
NATO mengatakan pasukan khusus asing telah mencapai kekuatan Kunduz dan AS telah melakukan tiga serangan udara di sekitar kota sejak Selasa untuk mendukung pasukan Afghanistan.
Pasukan terdiri dari tentara AS, Inggris dan Jerman, sumber militer Barat mengatakan kepada AFP tanpa menyebut nama, tanpa menyebutkan jumlah pasukan.
Deddy | World Bulletin | Jurniscom


