BeritaInternasional

Perancis Turunkan Pasukan Artileri untuk Serang Mosul

IRAK (Jurnalislam.com) – Perancis mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka mengerahkan artileri ke Irak dan menyiapkan kapal induk dalam memperkuat dukungan militer asing bagi tentara Irak untuk merebut kembali Mosul, ibukota de facto Islamic State (IS) di Irak, lansir Reuters, Rabu (07/09/2016).

Tentara dan unit elit Irak secara bertahap telah mengambil posisi di sekitar kota yang terletak 400 km (248 mil) di utara Baghdad, dengan pasukan koalisi internasional mendukung dengan memanfaatkan keklahan kelompok IS di beberapa wilayah di Irak dan Suriah.

“Kami memutuskan untuk meningkatkan dukungan kami terhadap pasukan Irak musim gugur ini dengan tujuan merebut kembali Mosul,” kata Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian dalam pertemuan pejabat pertahanan dan militer di Paris.

“Pada saat ini, artileri kami tiba dekat ke garis depan,” kata Le Drian, menambahkan bahwa kapal induk Charles de Gaulle akan segera berangkat ke Timur Tengah.

Para pejabat pertahanan Perancis menolak untuk memberikan rincian tentang artileri.

Pemimpin IS, Abu Bakr al-Baghdadi menyatakan sendiri kekhalifahannya secara sepihak yang mencakup wilayah Irak dan Suriah dari Masjid Agung Mosul pada tahun 2014.

Perancis, negara pertama yang bergabung dengan serangan udara pimpinan AS di Irak, telah meningkatkan operasi udara terhadap IS, termasuk di Suriah, bergabungnya Perancis dalam serangan terhadap IS dipicu dengan beberapa serangan oleh kelompok IS di Perancis. Paris juga memiliki pasukan khusus yang beroperasi di kedua negara dan telah memberikan senjata kepada kelompok oposisi Suriah.

Related Articles

Back to top button