Ini Protokol Kesehatan Industri Pariwisata Pasca Covid-19
JAKARTA(Jurnalislam.com) — Pengamat pariwisata Sapta Nirwandar menyarankan agar para pelaku industri pariwisata menjalankan tujuh protokol terkait kesehatan. Dengan begitu, mereka bisa beradaptasi dalam kondisi “new normal” yang timbul dari pandemi Covid-19.
“Apa saja protokol kesehatannya? Pertama, modifikasi cara kerja, kemudian implementasi perilaku minim sentuhan lalu sanitasi yang harus diperbaiki dengan menyesuaikan protokol kesehatan,” ujar Sapta dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu (9/5).
Selain itu, Sapta mengatakan, para pelaku industry pariwisata perlu menjalankan pemeriksaan kesehatan dan sertifikasi kesehatan bagi para pekerja di sektor pariwisata. Ia mengungkapkan, hal itu perlu dilakukan agar pekerja pariwisata bebas dari Covid-19sehingga wisatawan aman untuk datang dan berkunjung.
“Ini juga memberikan keuntungan bagi pelaku industri pariwisata seperti Hotel A bebas Covid-19,” kata mantan wakil menteri pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut.
Di samping itu, para pelaku pariwisata, menurut Sapta, perlu juga melakukan rapid test di mana biayanya tidak terlalu mahal. Mereka juga perlunya menerapkan praktik baru untuk akomodasi makanan dan minuman bagi keamanan serta kesehatan para pengunjung, seperti penggunaan wadah makanan atau piring sekali pakai.
“Hal terpenting adalah berbagi tanggung jawab antara pelaku bisnis dan pengunjung,” katanya.
Sumber: republika.co.id



