Israel Mulai Persenjatai Warga Pemukim Yahudi
PALESTINA (Jurnalislam.com) – Otoritas penjajah Zionis pada hari Selasa (15/12/2015) mulai mempersenjatai “ekstrimis Yahudi” dengan dalih terjadinya perningatan aksi-aksi yang menarget mereka pada bulan-bulan terakhir ini, lansir Infopalestina.
Surat kabar Zionis Yedeot Aharonot mengatakan, “Para pejuang perlawanan Palestina tampaknya tahu bahwa orang-orang Yahudi religius (ekstrim) mereka orang yang paling sedikit membawa senjata. Untuk itu para pejuang perlawanan Palestina lebih memilih melakukan aksi-aksi mereka di sana dengan asumsi bahwa kemungkinan kegagalan aksi mereka lebih kecil.”
Aharonot menyatakan bahwa inisiatif baru untuk mempersenjatai “orang-orang Yahudi religius” datang dari Menteri Keamanan Dalam Negeri Zionis Gilad Ardan, yang mengusulkan untuk mengatasi dan menghadapi masalah ini, dengan mensuport mereka untuk membawa senjata.
Menurut usulan Gilad Ardan akan segera dikeluarkan izin membawa senjata bagi kaum esktrimis Zionis yang sudah bisa menggunakan senjata, terutama mereka yang pernah menjalani wajib militer. Karena terbukti orang-orang Yahudi religius yang bersenjata mereka memiliki peran dalam menggagalkan serangan-serangan dan mencegah terjadinya aksi-aksi besar. Demikian klaim menteri dalam negeri Zionis.
Komunitas religius ekstrim Yahudi tersebut memungkinkan untuk dibekali senjata melalui prosedur administratif yang singkat. Yaitu melalui organisasi kesatuan Nahel di militer Zionis, di mana mereka pernah bertugas, agar menyiapkan nama-nama mereka yang sudah keluar dari institusi militer dan saat ini hidup di perkampungan atau daerah-daerah Yahudi.
Aharonot menyebutkan bahwa daftar nama-nama tersebut akan diserahkan kepada kepolisian Zionis dan setelah disetujui mereka bisa mendapatkan izin membawa senjata.
Sebelumnya pemerintah Zionis menyerukan kepada wara pemukim Yahudi dan semua yang memiliki senjata atau izin senjata agar membawa senjata mereka saat keluar umah. Pemerintah Zionis juga mengumumkan kemudahan dalam proses pemberian izin, dengan dalih untuk menghentikan serangan-serangan yang dilakukan para pemuda intifadhah. Hal itu merupakan lampu hijau bagi para ekstrimis Zionis untuk meningkatkan serangan-serangan mereka terhadap warga Palestina.
Deddy | Infopalestina | Jurnalislam



