Internasional

Pertumbuhan Penduduk Muslim Latin Meningkat Cepat di AS

AMERIKA SERIKAT (Jurnalislam.com) – Mualaf Muslim Hispanik telah meningkat tinggi selama lebih dari 10 tahun, menurut laporan., lansir World Bulletin Kamis (02/07/2015).

Gelombang pertama mualaf Muslim Hispanik datang pada 1980-an dan 90-an menurut analsis oleh Divinity School di University of Chicago yang mengatakan bahwa sebagian besar dipengaruhi oleh Afrika-Amerika yang merupakan bagian dari Nation of Islam.

Gelombang kedua mualaf terjadi setelah 9/11 ketika ketertarikan terhadap Islam dan Muslim adalah meningkat di Amerika Serikat, dan gelombang baru ketiga adalah karena upaya penjangkauan oleh Hispanik-Muslim seperti organisasi Islam in Spanish, sebuah situs berbasis Houston yang berfokus pada terjemahan teks-teks Islam. Situs web lain, Latinodawah.org menyediakan daftar kelompok Latino-Muslim AS di seluruh negeri dan juga memiliki daftar panjang kelompok di seluruh Amerika Latin, memberikan kesempatan bagi mereka untuk membangun jaringan dan menjangkau orang lain.

Katherine Ewing, seorang profesor agama Columbia University juga sepakat bahwa ada peningkatan jumlah etnis Latin yang masuk Islam, dan dalam sebuah wawancara lebih dari dua tahun lalu dikatakan bahwa jumlah mualaf adalah antara 50.000 hingga 100.000 mualaf Latino AS.

Menurut Imam Houston Isa Parada, sebuah kisah profil di Houston Chronicle tahun 2012 mengatakan setidaknya ada 00 Muslim Latino di Houston saja.

Sebuah stasiun radio publik di Miami, WLRN, melaporkan pada 2013 bahwa tingkat mualaf yang sama terlihat pada tahun 1960 yaitu etnis Amerika Afrika.

Dua wilayah dunia, Spanyol dan Afrika, memiliki sejarah panjang dengan dunia Arab.

"Bahasa kami dipelihara oleh lebih dari 4.000 kata yang berasal dari bahasa Arab," Wilfredo Ruiz, seorang Muslim kelahiran Puerto Rico dan seorang pengacara untuk South Florida dari Dewan Hubungan Amerika-Islam mengatakan kepada WLRN. "Ini seperti menemukan kembali masa lalu Anda. Daerah yang di masa lalu bersembunyi."

Muslim Arab memerintah Spanyol selama sekitar 800 tahun selama Abad Pertengahan dan membuat Semenanjung Iberia menjadi salah satu peradaban paling maju pada masanya, menurut WLRN.

Deddy | World Bulletin | Jurniscom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button