Presiden Turki Serukan Ganti Penguasa Suriah
BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Senin (05/10/2015) bahwa krisis kemanusiaan di Suriah hanya bisa diselesaikan dengan perubahan rezim.
Berbicara pada Eropa Egmont Institute, selama kunjungannya ke Brussels pada hari Senin, Erdogan mengatakan: "Membawa perdamaian dan mendirikan stabilitas di negara ini hanya mungkin dengan transisi yang dikontrol mengarah ke perubahan rezim."
"Berkat perlindungan, bantuan dan layanan yang disediakan oleh Turki, 2,2 juta warga Suriah dapat melanjutkan hidup dengan aman," katanya. "Dengan melakukan hal tersebut, kita memiliki nilai-nilai Uni Eropa lebih baik dari daripada [beberapa] negara anggota."
Erdogan berkunjung ke Brussels beberapa minggu setelah Uni Eropa menjanjikan minimal 1 miliar euro ($ 1,1 milyar) untuk pengungsi Suriah di Turki, Yordania, Lebanon dan negara-negara lain bulan lalu.
Turki telah mengeluarkan $ 7.500.000.000 untuk mendirikan perlindungan bagi pengungsi sejak awal konflik di Suriah, dan Erdogan mengatakan negaranya hanya menerima bantuan asing sebesar $ 417.000.000.
Menghadapi krisis migran terburuk sejak Perang Dunia II, Uni Eropa telah menyatakan kesediaannya untuk membantu Turki mengintegrasikan lebih banyak lagi migran di wilayahnya untuk mencegah arus masuk massa pengungsi di negara tetangga Yunani.
Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom




