Nasional

Ustadz Muinudinilah Basri: Jamaah Itu Penting, Tapi Bukan Jamaah yang Mudah Mengkafirkan

ustadz MuinSUKOHARJO (Jurnalislam.com) – DKM Masjid At Tiin, Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo, menggelar Pengajian Berbuka bersama ketua Dewan Syari’ah Kota Surakarta (DSKS), ustadz Muinudinillah Basri, MA, Ahad (12/6/2016).

Ustadz Muin menjelaskan tentang pentingnya jama’ah yang sesuai dengan manhaj ahlu sunnah yang bukan hanya sekedar slogan.

“Banyak orang yang berjamaah tapi gak tahu jamaahnya mau dibawa kemana, ada orang yang gak suka bila kita membongkar kesesatan Syiah, masih banyak gak yang membela Syiah? Masih” ucapnya.

Ustadz Muin mengatakan, umat Islam yang berada dalam salah satu jamaah dalam jamaah umat Islam menjadi orang yang mudah mengkafirkan orang yang bukan kafir. Dirinya mengutip surat Ar Rum ayat 30 Tegakkan wajah anda untuk mengikuti dinul Islam dengan lurus yang sifatnya hanif.

“Jangan mudah mengkafirkan orang Islam tapi juga jangan kristen dianggap Islam. Pokok ajaran Islam ada dalam sunnah Nabi, jangan bikin yang baru. Apa itu? Kalau gak bai’at kafir, itu kan bikinan baru” tegasnya.

Untuk itu, ustadz Muin mengimbau, untuk mewarisi dienul Islam jangan sampai dikotori dengan pemikiran nyeleneh, yang diantaranya menentang kesepakatan ijma’ kaum muslimin.

“Diantara ijma’ kaum muslimin itu Qur’an suci tidak ada kekurangan sedikitpun. Ini harus kita pegang betul. Kalau ada Syiah yang ngomong Qur’an itu dikurangi, liberal mengatakan Qur’an itu sudah berubah maka mereka akan masuk Islam,” tandasnya.

Reporter: Dyo | Editor: Ally Muhammad Abduh

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button