Sebulan Babak Baru Intifadhah Al Quds
PALESTINA (Jurnalislam.com) – Intifadhah al-Quds saat ini memasuki babak baru dari perjuangan panjang berkelanjutan. Ia berbeda dengan sebelumnya. Pisau, mobil dan alat perlawanan sederhana mereka yang dilakukan secara pribadi dan spontan mampu menggertak rezim penjajah. Militer zionis yang selama beberapa tahun terakhir sudah menghancurkan infra struktur rakyat Palestina beranggapan telah merampas tekad perlawanan rakyat terhadap Israel kini mulai menghadapi kekuatiran baru karena aksi aksi berani para pemuda Al Quds yang tidak bisa di prediksi.
Intifadhah Al-Quds saat ini memiliki dua ciri:
Pertama, aksi perlawanan bersifat pribadi, bangsa Palestina secara perorangan menyadari bahwa perjuangan perlawanan adalah tanggungjawab setiap individu. Termasuk mencari senjata juga tanggungjawab pribadinya dan kesadaran ini telah mengakar. Itulah salah satu diwujudkan oleh sel Hamas di Betfurik dan operasi serangan Muhannad Halabi yang berafiliasi kepada Jihad Islami.
Kedua, tingkat serangan personal ke target Israel sangat cukup intens dan kualitasnya pun baik seperti aksi penikaman dan penabrakan secara pribadi. Jika dicermati aksi ini sudah terjadi sejak Juni tahun lalu, bukan sejak Intifadhah ini. Aksi personal dan spontan ini justru sangat sulit didekteksi oleh Israel dan akan sulit sebuah konspirasi untuk menghadapi dan menghadangnya.
Dengan mencermati ciri khusus Intifadhah kali ini, kita bisa mengindentifikasi seperti apa aksi perlawanan Palestina mendatang, meski sekarang belum melibatkan seluruh rakyat Palestina. Namun aksi ini akan terus membesar hingga menjadi perlawanan umum rakyat Palestina secara global.
Deddy | Jurniscom


