BPJS Kesehatan Disebut Ngutang Rp 300 Miliar ke RS Muhammadiyah

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Utang BPJS Kesehatan ke beberapa RS memang saat ini makin menggunung.
Akibatnya, pihak rumah sakit harus mencari pinjaman dari bank yang bisa memberikan bunga terendah.
Dua rumah sakit itu masing-masing RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar dengan tunggakan sekitar Rp 36 miliar. Dan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar dengan tunggakan sekitar Rp 35 miliar. Klaim yang belum terbayar itu, terhitung sejak bulan Mei sampai Oktober 2019.
Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay menegur Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan BPJS Kesehatan.
Pasalnya, ada utang ke RS Muhammadiyah hingga Rp 300 miliar.
“Tadi pagi itu Pimpinan Pusat Muhammadiyah bilang ke saya tolong diingatkan Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan jika punya utang Rp 300 miliar kepada Rumah Sakit Muhammadiyah di Indonesia,” kata Saleh saat Rapat dengan Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan di Komisi IX, Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).
“Tolong ini diperintahkan agar jangan sampai operasional rumah sakit yang membantu masyarakat ada kendala hanya karena persoalan internal BPJS Kesehatan,” ungkapnya lagi.




