Serangan Istisyhad Hantam Markas Musuh di Jalalabad Lebih dari 16 PasukanTewas dan 30 Terluka
NANGARHAR (Jurnalislam.com) – Sebuah serangan istisyhad terbaru dalam rangkaian "Operasi Azm", menghantam markas polisi di pusat kota Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar kemarin malam, menewaskan 16 pasukan boneka, El Emarah News melaporkan hari Senin (01/05/2015).
Sebuah tim yang terdiri dari empat orang dari unit istisyhad Imarah Islam, Momin Khan dan Irfanullah berasal dari Nangarhar, Muhammad Aslam dari Logar dan Obaidullah dari provinsi Ghazni melakukan operasi yang sukses sekitar pukul 11:00 tadi malam, menargetkan markas polisi dan departemen kontraterorisme saat pertemuan antara penjajah lokal dan asing sedang berlangsung.
Pertama kali Momin meledakkan mobil berisi bahan peledak di pintu gerbang markas polisi untuk memulai serangan, kemudian 3 penyerang lainnya bersenjatakan senjata berat dan kecil memaksa masuk ke kompleks dan memulai operasi semalam di dalam instalasi.
Tiga penyerang istisyhad kemudian terlibat dalam baku tembak berdarah dengan musuh yang berlangsung sampai dini hari hari.
Sebanyak 16 pasukan termasuk polisi, pegawai badan intelijen dan departemen kontraterorisme serta para penyerbu asing yang sedang mengadakan pertemuan tewas dan lebih dari 30 lainnya terluka dalam operasi sepanjang malam.
Operasi berakhir setelah keempat Mujahidin menyerahkan nyawa mereka berjuang dalam pertarungan mematikan dengan musuh sepanjang malam. Semoga Allah menerima mereka sebagai Syuhada!
Sedangkan di Helmand Mujahidin Imarah Islam melancarkan serangan terkoordinasi di pos pemeriksaan musuh dan pangkalan yang terletak di jalan Kajaki di wilayah Garmawo daerah Sarwan Kala, distrik Sangin, dini hari sekitar pukul 05:00 pagi ini (kemarin).
Serangan memicu bentrokan yang dikatakan masih berlangsung hingga saat ini. Sejauh ini 4 pos pemeriksaan telah dikuasai, puluhan orang bersenjata tewas dan terluka dan telah dievakuasi oleh 2 helikopter.
4500 senapan mesin dan senapan putaran juga telah disita, demikian juga 10 putaran RPG. Sementara itu 3 Mujahidin dilaporkan menderita luka-luka ringan danseorang lainnya dihargai syahid (semoga Allah menerima dia).
Hingga sekarang pertempuran masih berlangsung, rincian lebih lanjut akan diberikan setelah informasi tiba.
Deddy | Shahamat | Jurniscom




