Sekjen PBNU Bicara Pentingnya Dakwah Digital
JAKARTA(Jurnalislam.com)–Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) HA Helmy Faishal Zaini menyebut organisasi masyarakat yang tidak menjadikan sosial media sebagai platform di dalam dakwahnya akan menjadi fosil sejarah.
“Saat ini masyarakat berubah, dari ruang yang serba fisik, sekarang serba siber. Artinya, ketika kita menganggap transformasi digital tidak sebagai pilihan maka kita akan menjadi masyarakat yang ketinggalan,” kata Helmy di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Senin (12/4).
Menurutnya, ketika era serba digital datang, sebagai keluarga besar NU, harus mengambil peran strategis, karena dakwah merupakan amanah dari para pendiri NU.
Pihaknya mengajak seluruh lembaga ataupun banom NU untuk memaksimalkan sosial media dalam dalam menyampaikan informasi dan edukasi serta mengajak kepada hal-hal baik.
“Dakwah merupakan jalan kita untuk meneruskan sekaligus melakukan transformasi besar agar bisa berubah dari masyarakat yang gelap menuju masyarakat yang terang benderang,” ujar pria kelahiran Cirebon ini. Ia menjelaskan apabila kita cerdas memahami situasi, kita dapat melakukan transformasi. “Kita dapat mengubah masalah menjadi maslahah,” tambahnya.
Ia mengingatkan bahwa dai milenial yang memiliki jutaan followers, jauh lebih berpengaruh kepada masyarakat dibandingkan seorang ulama yang tidak tersentuh oleh sosial media. “Maka tugas LDNU ini melakukan transformasi besar agar dakwah NU benar benar sampai ke kalangan milenial,” pesannya.
sumber: nu.or.id




