Internasional

Menlu Turki Kutuk Serangan Udara Rusia di Idlib

ANGKARA (Jurnalislam.com) – Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengutuk serangan udara Rusia pada hari Ahad (20/12/2015) di provinsi Idlib, di barat laut Suriah.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, diplomat tinggi Turki tersebut pada hari Senin (21/12/2015) mengatakan bahwa sekitar 200 warga sipil telah tewas dan banyak bangunan rusak, lansir World Bulletin, Senin.

"Rusia terutama menargetkan para pejuang anti Assad di Suriah sejak memasuki Suriah pada 30 September 2015. Daerah pemukiman sipil juga semakin ditargetkan," kata pernyataan itu.

Cavusoglu juga mengatakan Rusia telah meluncurkan sekitar 4.000 serangan udara dengan lebih dari 90 persennya menargetkan para pejuang Suriah  anti rezim Bashar al-Assad.

Dia mengatakan serangan-serangan tersebut justru memperkuat tangan Islamic State (IS), menambahkan bahwa Rusia "bermaksud" untuk menyerahkan negara ke rezim Assad lagi.

"Korban warga sipil yang tewas akibat operasi Rusia lebih dari 600. Beberapa organisasi bahkan mengatakan bahwa jumlah korban tewas sekitar 800. Kami ingin dunia tahu bahwa lebih dari 150 dari korban tewas adalah anak-anak," kata Cavusoglu.


 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam
 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button