Internasional

Gerakan "Trust Muslims" Sebarkan Cinta di India

MUMBAI (Jurnalislam.com) – Meredakan ketegangan komunal setelah digantungnya Yakub Memon, sebuah eksperimen sosial di mana seorang Muslim ditutup matanya lalu meminta orang yang lewat untuk memberinya pelukan telah mencapai Mumbai untuk menyebarkan perdamaian dan toleransi beragama di anak benua India tersebut.

"Saya Muslim dan saya percaya Anda, apakah Anda percaya saya dan bersedia memberi pelukan?" tulis seorang pria Muslim di sebuah papan, International Business Times melaporkan pada Jumat, 7 Agustus 2015.

Berdiri dengan mata tertutup, tangan terentang, menunggu pelukan di Chowpatty, Mumbai, yang ramai pada hari Kamis, 6 Agustus 2015, Mazim Milla bertujuan mengirim pesan perdamaian di ibukota komersial India itu.

Beberapa orang mendekat untuk mengambil foto orang Muslim tersebut, dan banyak yang datang lebih dekat untuk berbicara dengan dia dan memeluknya, menurut surat kabar Mid Day.

"Seorang pria Muslim berdiri di Chowpatty (di Mumbai) pada hari Kamis dan meminta kepercayaan dan pelukan. Mumbai percaya dan memeluknya," Editor Sachin Kalbag memposting di Twitter.

Ketika ditanya tentang inisiatif damai tersebut, pria Muslim itu mengatakan bahwa ini adalah "eksperimen untuk melihat reaksi orang-orang"

Foto ”the Muslim Man at Mumbai Street” tersebut telah di-retweeted ratusan kali, dengan umpan balik positif.

"Saya merasa sangat tersentuh! Saya menangis !!!!!" tulis seorang pengguna Twitter.

"Berharap saya juga berada di sana. Terima kasih," kata seorang yang lain.

Maret lalu, sebuah inisiatif yang sama diluncurkan di Kanada dan merupakan bagian dari eksperimen sosial untuk menguji perasaan masyarakat terhadap Muslim setelah serangan baru-baru dan banyak politisi berbicara tentang memerangi terorisme.

Sementara itu, video yang sama diproduksi di Swedia dan Norwegia.

Percobaan versi Amerika juga dibuat di New York beberapa minggu kemudian.

Yakub Menon digantung di India awal bulan ini, setelah pengadilan memutuskan dia bersalah dalam kasus serangkaian pemboman pada tahun 1993 yang menewaskan 257 orang di Mumbai

Banyak yang percaya bahwa hukuman mati tersebut terlalu keras untuk pria Muslim berusia 53 tahun yang sudah menghabiskan 21 tahun di penjara setelah memainkan peran perifer dalam pemboman tersebut.

Beberapa bahkan mengatakan bahwa tidak ada bukti sama sekali untuk menghukum dia dalam kasus tersebut dan bahwa ia adalah korban pengadilan yang bobrok.

Muslim berjumlah 180 juta dari 1,1 miliar orang India, menjadikannya populasi Islam terbesar ketiga di dunia setelah Indonesia dan Pakistan.

 

Baca juga:

Hindu Mahasabha India: Kami Tidak akan Tolerir Muslim di Negara Ini

Muslim Kashmir Taruhkan Nyawa Selamatkan Peziarah Hindu dari Banjir Bandang

India Akan Memiliki Populasi Muslim Terbesar di Dunia, Ini Penyebabnya

 

Deddy | OnIslam | Jurniscom

 

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button