Internasional

Pesawat Pertama Iran Tiba di Ibukota Yaman

SANAA (Jurnalislam,com) – Penerbangan Iran yang pertama telah mendarat di ibukota Yaman, sehari setelah para pejabat dari kota yang dikendalikan  sekte Syiah tersebut menandatangani perjanjian penerbangan dengan Teheran.

Pesawat Mahan Air tiba di Sanaa pada hari Ahad (01/03/2015)  membawa tim dari Bulan Sabit Merah Iran dan bantuan medis, seorang pejabat penerbangan mengatakan kepada kantor berita AFP.

Diplomat senior Iran menyambut penerbangan pertama antara kedua negara sekitar seminggu setelah pemberontak Houthi Syiah mengambil alih pemerintah melalui kudeta.

Kantor berita resmi Yaman, Saba, yang dikendalikan oleh sekte Syiah Houthi, mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan, Iran Mahan Air dan Yemenia akan mengoperasikan 14 penerbangan setiap minggu.

Penerbangan ini menegaskan kuatnya cengkeraman pemberontak Syiah atas lembaga negara dan bahwa mereka menjalankan kekuasaan negara di Sanaa, bahkan saat presiden negara itu, Abd-Rabbu Mansour Hadi, masih bertugas.

Presiden Hadi yang didukung Barat, melarikan diri akhir pekan lalu dari sebuah tahanan rumah yang diberlakukan oleh Houthi di Sanaa, dan mengatakan bahwa perjanjian tersebut adalah "ilegal," menurut seorang ajudan.

"Mereka yang menandatangani akan bertanggung jawab," kata Hadi dalam pertemuan dengan kepala suku di selatan kota Aden di mana dia sekarang berbasis.

Beberapa hari terakhir, negara-negara Teluk berpindah  mendukung klaim legitimasi Hadi.  Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Kuwait memindahkan kedutaan mereka ke Aden.

                                                     

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button