Putin dan Rouhani Tingkatkan Kerja Sama untuk Lawan Mujahidin Suriah
SURIAH (Jurnalislam.com) – Presiden Rusia dan Iran sepakat pada hari Senin (28/03/2016) untuk meningkatkan kontak bilateral, termasuk selama konflik Suriah, di mana kedua negara adalah sekutu Presiden Bashar al-Assad, lansir Al Arabiya News Channel Senin.
Pemerintah Suriah dan oposisi moderat yang didukung Barat saat ini mengadakan pembicaraan damai yang dimediasi PBB sebagai bagian dari dorongan diplomatik yang diluncurkan dengan dukungan AS-Rusia.
Kremlin mengatakan Presiden Vladimir Putin dan Hassan Rouhani dari Iran telah bertukar pandangan tentang konflik dan berbagai isu-isu topikal lain selama pembicaraan via telepon. Tidak ada keterangan lebih lanjut.
Rouhani seperti dikutip, mengatakan bahwa kerjasama dan koordinasi antara Teheran dan Moskow sangat penting untuk kepentingan di Suriah.
"Selama gencatan senjata, pembicaraan politik (antara kelompok Suriah) harus dipercepat tapi pembicaraan ini seharusnya tidak menghentikan pertempuran melawan jihadis di Suriah," kata kantor berita pemerintah Iran IRNA mengutip presiden mengatakan.
Pemerintah Iran dan angkatan bersenjatanya "akan terus memberikan dukungan penuh mereka kepada Suriah dengan" melawan kelompok-kelompok jihadis, Shamkhani mengatakan, menurut kantor berita IRNA.
Iran memberikan dukungan keuangan dan militer untuk rezim Assad melalui Garda Revolusi elit, terutama mengirimkan "penasihat militer" dan relawan "untuk berperang bersama tentara Syiah Nushairiyah Assad di Suriah.
Deddy | Reuters | AFP | Jurnalislam


