India Berlakukan Jam Malam bagi Warga Kashmir dan Larangan Shalat di Masjid

KASHMIR (Jurnalislam.com) – Pemerintah India memberlakukan jam malam di Jammu Kashmir, Jumat, melarang sholat di Masjid-masjid di kawasan itu, memblokir telepon seluler dan akses Internet menyusul unjuk rasa terhadap kekuasaan India, World Bulletin melaporkan, Jumat (15/07/2016).
Sedikitnya 35 warga Muslim Kashmir tewas dan lebih dari 2.500 lainnya terluka dalam bentrokan dengan pasukan India yang bertindak brutal dalam menghalau aksi unjuk rasa, yang dipicu oleh gugurnya seorang komandan mujahidin muda Kashmir, Burhan Muzaffar Wani, dalam baku tembak dengan pasukan India pekan lalu. Angka-angka tersebut diberikan oleh sumber-sumber medis yang meminta anonimitas.
Jam malam itu diumumkan Kamis malam (Jumat dini) dan polisi menggunakan pengeras suara untuk memperingatkan warga untuk tetap tinggal di rumah.
Puluhan ribu polisi India dan tentara telah dikerahkan ke lembah Kashmir di 10 kabupaten untuk menegakkan jam malam karena ketegangan tetap tinggi.
Sekitar selusin dari ratusan warga sipil yang luka-luka berada dalam kondisi kritis.
Seorang sumber polisi, berbicara dengan syarat anonim karena masalah keamanan, mengatakan wilayah tersebut telah tenang tapi menyoroti waktu-waktu setelah shalat Jumat sebagai potensi ketegangan.
Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, dibagi antara kawasan yang dikendalikan oleh India dan Pakistan, yang keduanya mengklaim seluruh wilayah sebagai wilayah mereka.
India dan Pakistan terlibat tiga kali perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – saat mereka terbagi pada tahun 1947, dua di antara perang tersebut memperebutkan Kashmir.
Sejak tahun 1989, kelompok-kelompok perlawanan Kashmir di Jammu Kashmir telah berjuang untuk kemerdekaan atau penyatuan dengan Pakistan.
Lebih dari 70.000 orang telah dilaporkan tewas dalam konflik, terbanyak akibat operasi militer India terhadap pejuang Muslim Kashmir. India mempertahankan lebih dari 500.000 tentara di wilayah yang disengketakan.
Baca juga:
Korban Kebrutalan Pasukan India Meningkat, 31 Muslim Kashmir Tewas dan 1.000 Lebih terluka
Kashmir Kutuk Diamnya Dunia atas Pembunuhan 19 Muslim oleh Pasukan India
Deddy | World Bulletin | Jurnalislam


