Headline NewsNasional

SMIJ Desak Polisi Tidak Agresif Serang Pengunjuk Rasa

SOLO (jurnalislam.com)- Solo Madani Indonesia Jaya (SMIJ) mengutuk dan mengecam sikap represif Brigadir NP yang membanting mahasiswa UIN Banten, Muhamad Fariz Amrullah saat terjadi bentrok unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang pada rabu, (13/10/2021).

“Meminta agar kepolisian menindak tegas oknum polisi yang telah merusak citra humanis yang dibentuk Polri saat ini,” kata ketua SMIJ Drs Yusuf Suparno dalam jumpa pers di RM Bakso Kadipolo Jl. Ronggowarsito No.163, Timuran, Banjarsari, Surakarta pada kamis, (14/10/2021) siang.

Yusuf juga meminta kepada Kapolri untuk memberikan sangsi yang tegas terhadap oknum oknum kepolisian yang bertindak agresif terhadap mahasiswa maupun masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum atau unjuk rasa.

“Untuk menciptakan efek jera dan mempertahankan profesionalisme kepolisian maka oknum polisi tersebut harus dihukum sesuai peraturan yang ada,” ungkapnya.

“Meminta kepada kepolisian untuk benar-benar melaksanakan fungsinya sebagai pengayom masyarakat dan penjaga ketertibannya masyarakat dengan mengutamakan pendekatan persuasif, komunikatif dan humanistik,” imbuhnya.

Menurut Yusuf, aparat kepolisian sebagai aparat penegak hukum harus menghormati hak asasi manusia dalam mengeluarkan dan menyampaikan pendapat karena juga dilindungi UU.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button