Internasional

Pejabat Militer Turki Tewas di Timur Provinsi Mus, Turki

TURKI (Jurnalislam.com) – Seorang komandan Gendarme tewas dalam serangan di timur provinsi Mus di kota Malazgirt pada hari Senin (27/07/2015), kata pihak berwenang.

Penyerang bersenjata menembaki Mayor Aslan Kulaksiz, komandan Gendarme Garrison di kota Malazgirt, ketika ia sedang bepergian dengan istri dan anak di mobilnya.

Gubernur Provinsi Mus Vedat Buyukersoy mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Kulaksiz menyerah pada luka-lukanya di Rumah Sakit Negara Malazgirt.

Pasukan keamanan telah melancarkan operasi untuk menangkap para penyerang.

Setelah bom bunuh diri 20 Juli di Suruc yang menewaskan 32 aktivis, ketegangan telah meningkat antara negara Turki dan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), dengan meningkatkan serangan terakhir pada polisi dan tentara sedangkan jet Turki menargetkan kamp dan kelompok yang pengikutnya ditangkap.

Sementara itu tentara Turki yang lain terluka dalam serangan terhadap sebuah kendaraan militer lapis baja di bagian timur provinsi Van Turki, juga pada hari Senin, kata sumber-sumber keamanan Turki.

Kendaraan militer tersebut diserang ketika sedang bertugas patroli rutin di Jalan Raya Caldiran-Dogubayazit dekat Gunung Tendurek Pass. Sumber-sumber keamanan menyalahkan "teroris PKK" atas insiden tersebut.

Spesialis sersan yang terluka dalam serangan itu dipindahkan dengan ambulans ke Dursun Odabas Medical Center Universitas Yuzuncu Yil.

Tersangka militan PKK Juga bentrok dengan pasukan keamanan menggunakan senjata berat di daerah tersebut dan memblokir Gunung Tendurek Pass antara Caldiran dan Dogubayazit dengan membakar truk.

Sebuah operasi diluncurkan di daerah tersebut untuk menangkap para penyerang.

Pada tanggal 22 Juli, dua petugas polisi ditemukan ditembak mati di tenggara provinsi Sanliurfa. PKK telah mengaku bertanggung jawab atas insiden itu.

Pada tanggal 23 Juli, seorang polisi tewas dan seorang rekannya terluka dalam serangan senjata di kota tenggara Turki, Diyarbakir.

Seorang petugas bintara Turki, Yalcin Nane, tewas dan dua sersan Turki terluka ketika tembakan diyakini datang dari arah Suriah memukul personil berseragam di provinsi Kilis selatan Turki pada 23 Juli.

Pasukan keamanan Turki telah menahan 1.050 tersangka di 34 provinsi Turki sejak "operasi anti-teror" nasional di negara itu dimulai pada 24 Juli, Diplomasi Publik Kantor Perdana Menteri Turki mengatakan dalam sebuah pernyataan, Senin.

Sebagian besar tersangka diduga anggota ISIS, PKK dan partai jauh-kiri Revolutionary People's Liberation Party-Front (DHKP-C).

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Back to top button