DSKS: Aktivis Dakwah Harus Siap Menghadapi Segala Resiko
SOLO (Jurnalislam.com) – Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Ustadz Muinudinilah Basri mengatakan, aktivis dakwah harus siap segala resiko. Sebab, musuh-musuh Islam akan selalu mencari cara untuk membungkan kebenaran. Pernyataan itu disampaikan menanggapi vonis bebas para petinggi Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) dan seorang jurnalis media Islam Ranu Muda atas kasus perusakan kafe Social Kitchen.
“Kita tahu bahwa penjara dalam Islam adalah suatu ancaman dari musuh-musuh Islam, salah satu ancaman dari orang-orang kafir adalah ditahan, kita tahu bahwa ditahan ini kita tidak boleh mengharap, tetapi sebuah resiko memang yang kita harus siap menerima keadaan ketika terjadi, ketika kita melakukan jihad dan dakwah kita sesuai syar’i dan prosedural,” ungkapnya saat menyambut kedatangan para tokoh LUIS di Masjid Jami MUI,Surakarta, Kamis,(1/6/2017).
Lebih lanjut, ketua Ponpes Ibnu Abbas Klaten ini, menjelaskan, bahwa ketika kita mendapatkan resiko masuk penjara, kita harus berusaha membuktikan bahwa kita tidak bersalah. Sebagaimana yang dilakukan nabi Yusuf allaihisalam ketika masuk penjara karena difitnah Zulaikha.
“ Tetapi, ketika kita dipenjara, kita harus berjuang keluar dan membuktikan bahwa kita tidak bersalah,”katanya.
Selain itu, Ustadz Muin juga mengapresiasi kerja keras Tim Advokasi Nahi Mungkar (TASNIM) yang istiqomah mendampingi para aktivis LUIS dari awal hingga akhir.
“Dan alhamdulillah kegigihan dari tim advokasi mendampingi beliau-beliau dan dengan kerja sama yang baik akhirnya divonis bebas,”tutupnya.
Reporter: Arie Ristyan




