Milisi Kurdi PYD Kepung Pasukan Assad di Al-Hasakah

![]()
HASAKAH (Jurnalislam.com) – Milisi PYD, afiliasi Suriah dari organisasi teroris PKK, telah mengepung pasukan rezim Assad di kota Al-Hasakah di timur laut Suriah, menurut sumber-sumber lokal.
“Kelompok bersenjata PYD telah maju ke selatan dari pusat kota dan mengendalikan beberapa lembaga rezim,” salah satu sumber, yang lebih suka tidak disebutkan namanya karena masalah keamanan, mengatakan kepada Anadolu Agency, Senin (22/08/2016)..
Sumber itu mengatakan para milisi PYD dukungan AS itu juga telah menyita sejumlah pos pemeriksaan militer rezim di pusat Al-Hasakah.
Menurut sumber itu, pasukan rezim telah mengintensifkan pemboman artileri ke beberapa kabupaten di barat al-Hasakah.
Sedikitnya 46 warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan rezim di kota sejak Kamis, kata sumber itu.
“Sedikitnya 30 pasukan PYD juga tewas,” tambah sumber tersebut.
Pekan lalu, rezim Suriah melakukan serangan udara terhadap posisi PYD di Al-Hasakah di sekitar Pasukan Khusus AS.
Washington menganggap PYD adalah sekutu dalam memerangi kelompok Islamic State (IS).
Pada hari Sabtu, komandan pasukan AS baru di Irak dan Suriah, Jenderal Stephen Townsend, telah bersumpah untuk membela pasukan PYD terhadap serangan pasukan rezim.
“Kami telah memberitahu Rusia lokasi kita … (mereka) mengatakan bahwa mereka telah memberitahu Suriah, dan saya hanya akan mengatakan bahwa kami akan mempertahankan diri jika kami merasa terancam,” kata Townsend.
Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Nushairiyah Bashar al-Assad menumpas protes unjuk rasa – yang meletus sebagai bagian dari gerakan “Arab Spring” – dengan keganasan militer tak terduga.
Sejak itu, lebih dari seperempat juta orang telah tewas dan lebih dari 10 juta lainnya menjadi pengungsi di seluruh negeri yang babak belur akibat perang, menurut PBB.
Namun Pusat Penelitian Kebijakan Suriah menyebutkan korban tewas akibat konflik enam tahun di Suriah lebih dari 470.000 orang.
Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

